SIKM Menjadi Alasan Lion Air dan Citilink Hentikan Sementara Penerbangan

Kompas.com - 03/06/2020, 13:31 WIB
Ilustrasi: Lion Air KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi: Lion Air

JAKARTA, KOMPAS.com - Lion Air Group yang terdiri atas Lion Air, Batik Air, dan Wings Air memutuskan untuk kembali berhenti beroperasi sementara mulai Jumat (5/6/2020) besok.

Sebelumnya, Citilink Indonesia juga sempat menghentikan sementara operasional angkutan penumpang sejak 22 Mei hingga 31 Mei lalu.

Pengamat penerbangan AIAC Arista Atmadjati mengatakan, diwajibkannya penumpang dari atau tujuan Jakarta memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) menjadi salah satu alasan utama maskapai menghentikan sementara penerbangan.

Baca juga: Pembatasan Penerbangan Diperpanjang, Ini Dokumen yang Perlu Dibawa Calon Penumpang

Pasalnya, banyak calon penumpang dari atau tujuan Jakarta yang tidak mengetahui aturan tersebut, terpaksa harus mengembalikan tiketnya.

"SIKM itu kan sulit di dapat. Terus komunikasi dari regulator ke masyarakat kurang mulus. Jadi pengguna bingung," katanya kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Dengan dikembalikannya tiket, maka maskapai memiliki kewajiban untuk mengembalikan dana calon penumpang.

Hal tersebut dinilai memberatkan maskapai, sebab dana pembelian tiket biasanya langsung digunakan untuk membayar biaya operasional.

"Maskapai enggak punya duit. Daripada rugi, ada refund mending tidak terbang," katanya.

Oleh karenanya, Arista menilai selama masyarakat masih banyak yang belum mengetahui mengenai aturan-aturan yang diberlakukan pemerintah, maskapai masih akan menunda sementara operasional penerbangan.

"Cashflow-nya enggak ada. Kan mereka nyicil pesawat dari lesssor enggak ada excuse," ucapnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X