KILAS

Tak Perlu Takut Lagi, Berikut 3 Tips Aman Belanja dan Transaksi Nontunai

Kompas.com - 12/06/2020, 15:45 WIB
Ilustrasi Belanja Online SHUTTERSTOCK/STOKKETEIlustrasi Belanja Online

KOMPAS.com – Pengalaman pahit pernah dialami Anggara (29). Pemuda asal Kota Surakarta ini pernah membeli kamera secara online dari sebuah akun Instagram, tetapi barang itu tak pernah sampai rumahnya.

Padahal, ia sudah mentransfer sejumlah uang sekitar Rp 5 juta ke rekening penjual. Selesai transfer, si penjual malah menghilang bak ditelan bumi.

“Apes sudah. Uang sebanyak itu sudah saya tabung dengan susah payah menghilang begitu saja dalam sekejap,” kata Anggara kepada Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Tentu saja, tidak seorang pun ingin mengalami kejadian apes yang dialami Anggara. Maka, tidak sedikit orang yang enggan berbelanja secara online dan melakukan transaksi nontunai.

Baca juga: 4 Kasus Belanja Online yang Bikin Ngakak

Padahal, sebenarnya belanja online dan transaksi nontunai memiliki banyak keuntungan bila dilakukan dengan sistem keamanan yang optimal.

Apalagi dengan berkembangnya teknologi saat ini, yang membuat kebiasaan belanja dan membayar masyarakat mulai berubah dari tradisional ke online. 

Hal itu terjadi karena melakukan belanja online juga sangatlah mudah, terlebih dengan hadirnya berbagai platform, seperti Shopee.

Oleh karena itu, tidak heran belanja online menjadi tren yang digemari, terlebih di masa pandemi belanja online menjadi solusi alternatif.

Dilansir dari Kompas.com, Senin (2/12/2019), rata-rata konsumen Indonesia dapat berbelanja di marketplace sebanyak 3-5 kali dalam sebulan dengan menghabiskan 15 persen dari pendapatan bulanan.

Tak hanya dalam memilih barang saja, belanja online menjadi makin mudah dengan sistem pembayaran nontunai melalui e-wallet atau dompet digital.

Baca juga: Siapa yang Kalap Belanja Online Selama di Rumah Saja? Ini Cara Mengendalikannya...

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X