Berkat Kurban Online, Penghimpunan Dana Kurban Dompet Dhuafa Melonjak 60 Persen

Kompas.com - 05/08/2020, 19:05 WIB
Ilustrasi hewan kurban KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi hewan kurban

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi virus corona mendorong hadirnya layanan kurban online.

Lembaga filantropi Dompet Dhuafa melaporkan peningkatan penghimpunan Program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini, keseluruhan tercatat perolehan nasional kurban Dompet Dhuafa sebesar Rp 76,9 miliar.

Angka tersebut tumbuh signifikan sebesar 60 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Baca juga: Deretan Sapi Termahal yang Dibeli Presiden Jokowi untuk Kurban

"Catatan tersebut dapat teraih tak luput dari hadirnya beberapa pilihan pembayaran kurban secara online atau memanfaatkan channel aplikasi digital. Adanya kemudahan akses dan pilihan variatif kurban online, mendongkrak penghimpunan," kata Zainal Abidin Sidik, Ketua THK Dompet Dhuafa periode 2020 dalam keterangan tertulis, Rabu (5/8/2020).

Pada kurban tahun ini, Dompet Dhuafa dapat meningkatkan pencapaian penghimpunan kurban. Jumlah hewan kurban yang terhimpun pada periode 1441 Hijriyah, sebanyak 42.126 ekor setara domba/kambing.

Dengan raihan tersebut, Dompet Dhuafa mencatatkan pertumbuhan 71 persen dibandingkan tahun lalu.

Dari raihan angka tersebut, tim THK Dompet Dhuafa telah mendistribusikan daging kurban kepada lebih dari 2 juta penerima manfaat, yang sudah terdata secara rinci di 33 provinsi dan 200 Kabupaten atau Kota di Indonesia, khususnya wilayah terpencil, tertinggal, terpelosok hingga wilayah bencana.

Baca juga: Penjualan Hewan Kurban Secara Online Kian Ramai

"Pada tahun ini Dompet Dhuafa dapat melampaui target penghimpunan hewan kurban, yang sebelumnya telah ditentukan yaitu 45.000 setara doka secara nasional," ujar Zainal.

Selain itu, Dompet Dhuafa Cabang mengalami peningkatan pencapaian perolehan dana kurban secara keseluruhan mencapai Rp 16,7 miliar dengan pertumbuhan 177 persen. Ini seiring dengan bertambahnya jaringan Dompet Dhuafa di dalam negeri dan luar negeri.

Tahun ini, berkurban di Dompet Dhuafa dapat menggunakan pembayaran kurban melalui aplikasi WhatsApp Pay berbasis Virtual Account. Inovasi tersebut sebagai wujud kemudahan dan akses yang terjangkau bagi donatur atau pekurban.

Melalui ponsel pintar, berbagai layanan seperti WhatsApp Pay, e-commerce dan lainnya, donatur tidak perlu menunggu lama dalam proses pembayaran donasinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana IHSG Jelang Idul FItri? Simak Rekomendasi Sahamnya

Bagaimana IHSG Jelang Idul FItri? Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Earn Smart
Apa Tujuan dari Koperasi?

Apa Tujuan dari Koperasi?

Whats New
Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Whats New
Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Earn Smart
Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Whats New
51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X