Kementerian ESDM: Konsumsi Listrik Mulai Berangsur Naik

Kompas.com - 18/08/2020, 13:17 WIB
Ilustrasi gardu PLN KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoIlustrasi gardu PLN

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, realisasi konsumsi listrik sampai dengan Juli 2020 mengalami kenaikan dibanding periode yang sama pada 2019 atau year on year (yoy). Kenaikan ini utamanya masih ditopang oleh konsumsi listrik pelanggan rumah tangga.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi mengatakan, konsumsi listrik pada Juli 2020 mencapai 20,18 terawatt hour (TWh), meningkat dari bulan sebelumnya yang hanya mencapai 19,2 TWh.

"Sekarang (konsumsi listrik) mulai berangsur naik dan cukup siginfikan," katanya dalam diskusi virtual, Selasa (18/8/2020).

Baca juga: BUMN Pembangkit Listrik Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 hingga S1

Dengan realisasi tersebut, maka total konsumsi listrik sejak Januari hingga Juli 2020 sudah mencapai 138,6 TWh, tumbuh tipis 0,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebesar 137,9 TWh.

"Berbeda degan kondisi perekonomian cenderung minus. konsumsi listrik masih di batas positif," ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra menjabarkan, dari 6 golongan pelanggan listrik, 3 diantaranya tumbuh positif dan 3 lainnya masih mengalami kontraksi pertumbuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Golongan pelanggan rumah tangga yang menjadi penyumbang terbesar konsumsi listrik mengalami kenaikan sebesar 10 persen, dari 58,82 TWh menjadi 64,74 TWh.

Kemudian, golongan pemerintah juga naik tipis, 0,71 persen dari semula 4,74 TWh menjadi 4,8 TWh.

"Pemerintah karena sudah beberapa WFO (kerja dari kantor), meskipun persentasenya masih untuk yang hadir tidak begitu signifikan paling enggak sudah positif," kata Hendra.

Lebih lanjut, Hendra menyebutkan, golongan lainnya mengalami kenaikan paling tinggi, yakni sebesar 40 persen, dari semula 0,72 TWh menjadi 1 TWh.

"Walaupun memang secara TWh paling kecil," ujarnya.

Baca juga: 4 Cara Akses Token Listrik Gratis untuk Agustus 2020

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi Digital Bank Danamon Capai 81 Persen

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Menjadi Leader Berkarakter | Lingkungan Kerja yang Toxic | Sunk Cost Fallacy, Masa Lalu Memperburuk Keputusan

Rilis
BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

BTN Kantongi Laba Bersih Rp 920 Miliar pada Kuartal II-2021

Whats New
Mulai 29 Juli, Naik KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Pakai Kartu Vaksin

Mulai 29 Juli, Naik KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Pakai Kartu Vaksin

Whats New
Naik 18 Persen, Danamon Raup Laba Bersih Rp 998 Miliar pada Semester I-2021

Naik 18 Persen, Danamon Raup Laba Bersih Rp 998 Miliar pada Semester I-2021

Whats New
Kemenkeu: Investasi Dapat Terus Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

Kemenkeu: Investasi Dapat Terus Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas

Whats New
Ini 4 Tips Investasi bagi Milenial

Ini 4 Tips Investasi bagi Milenial

Spend Smart
Dahlan Iskan: Akidi Tio Banyak Menyumbang, tapi Selalu Atas Nama Hamba Tuhan

Dahlan Iskan: Akidi Tio Banyak Menyumbang, tapi Selalu Atas Nama Hamba Tuhan

Whats New
IHSG Ditutup di Zona Merah, Rupiah Menguat

IHSG Ditutup di Zona Merah, Rupiah Menguat

Whats New
Ini Alasan IMF Revisi ke Bawah Outlook Ekonomi Negara Emerging Termasuk RI

Ini Alasan IMF Revisi ke Bawah Outlook Ekonomi Negara Emerging Termasuk RI

Whats New
Ada Pengetatan Kebijakan, Harta Miliarder China Merosot Rp 197,2 Triliun

Ada Pengetatan Kebijakan, Harta Miliarder China Merosot Rp 197,2 Triliun

Whats New
Gubernur BI Lantik 7 Pimpinan Baru Kantor Perwakilan Bank Indonesia

Gubernur BI Lantik 7 Pimpinan Baru Kantor Perwakilan Bank Indonesia

Rilis
BI Tekankan Pentingnya Transformasi Ekonomi di Tengah Upaya Pemulihan Ekonomi

BI Tekankan Pentingnya Transformasi Ekonomi di Tengah Upaya Pemulihan Ekonomi

Rilis
Ini Jumlah Pelamar CPNS dan PPPK yang Sudah Lolos Administrasi

Ini Jumlah Pelamar CPNS dan PPPK yang Sudah Lolos Administrasi

Whats New
Update Syarat Perjalanan Transportasi Darat di Wilayah PPKM Level 1-4

Update Syarat Perjalanan Transportasi Darat di Wilayah PPKM Level 1-4

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X