Kompas.com - 19/08/2020, 10:20 WIB
Ilustrasi ekspor dan impor. SHUTTERSTOCKIlustrasi ekspor dan impor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan kerja sama dengan Trade Facilitation Office (TFO) Kanada dalam hal pembinaan dan promosi ekspor Indonesia ke Kanada, khususnya bagi pelaku usaha wanita.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Kasan dan Direktur Eksekutif TFO Kanada Steven Tipman pada Selasa (18/8/2020).

Penandatangan disaksikan langsung Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Duta Besar Indonesia untuk Kanada Abdul Kadir Jailani, serta Konselor Komisaris Perdagangan Senior Kedutaan Besar Kanada di Jakarta, Michael Lazaruk.

Baca juga: Kekayaannya Meroket, Elon Musk Jadi Orang Terkaya Keempat Dunia

"Kerja sama ini mendorong tujuan bersama kita untuk membina lingkungan ekonomi yang positif, mengembangan hubungan perdagangan dan peluang business to business, serta memperkuat daya saing produk ekspor buatan pelaku UMKM wanita," ungkap Agus dalam acara penandatanganan, Rabu (18/8/2020).

Kerja sama Kemendag dengan TFO Kanada sebenarnya sudah terjalin untuk periode 2015-2018 dan kini kembali diperpanjang. Manfaat yang diberikan kepada para pelaku usaha Indonesia, antara lain keikutsertaaan dalam kegiatan workshop exporting to Canada, market familiarization program, hingga kegiatan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Kali ini, kedua pihak sepakat untuk mendukung promosi ekspor Indonesia. Promosi ekspor ini mencakup perdagangan produk dan jasa dengan fokus pada pelaku usaha wanita Indonesia, kegiatan pengembangan pasar dan promosi produk, baik barang maupun jasa dengan memanfaatkan metode promosi inovatif, seperti pameran virtual.

Selain itu, juga mencakup informasi di bidang pengembangan ekspor dan peluang terkait perdagangan lainnya bagi eksportir Indonesia.

Baca juga: Daftar 14 Negara yang Masuk Jurang Resesi Ekonomi

Agus mengatakan, kerja sama dengan TFO Kanada telah memberi dampak yang signifikan kepada Indonesia. Sehingga dengan berlanjutnya kerja sama manfaat bisa dirasakan lebih besar oleh pelaku usaha Indonesia, khususnya pelaku usaha wanita agar mampu melakukan ekspor ke pasar Kanada dan menjangkau pasar ekspor lainnya.

"Kerja sama ini akan menandai era baru seperti yang kita sebut sebagai 'normal baru' karena pembinaan, promosi, dan penjajakan kesepakatan dagang (business matching) semuanya akan dilakukan secara virtual. Ini adalah cara baru dan unik untuk bekerja terutama dalam kerja sama kita,” kata dia.

Sekadar diketahui, TFO Kanada adalah organisasi nonprofit yang membantu negara berkembang melalui penyediaan informasi, konsultasi, dan kontak kepada para calon eksportir untuk mengakses dan memasuki pasar Kanada.

Baca juga: Luhut Mau Permudah Dokter Asing Buka Praktik di Indonesia

Adapun hingga Juni 2020, total perdagangan Indonesia dengan Kanada tercatat sebesar 1,22 miliar dollar AS. Terdiri dari ekspor sebesar 374,75 juta dollar AS dan impor sebesar 840,37 juta dollar AS.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Kanada di antaranya karet, alas kaki, produk karet, kopi, dan kertas. Sementara komoditas impor Indonesia dari Kanada di antaranya sereal, pupuk, bubur kertas, kedelai, dan suku cadang pesawat terbang.

Baca juga: Shopee Hapus Akun Seller yang Menjual Uang Rp 75.000



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Zoom Kucurkan 100 Juta Dollar ke Aplikasi yang yang Gunakan Teknologinya

Whats New
PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

PTPN III Rampungkan Proses Restrukturisasi Senilai Rp 41 Triliun

Rilis
Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Bank Hana Fasilitasi Green Loan Chandra Asri Sebesar Rp 188,5 Miliar

Whats New
AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

AP I Catat Jumlah Penumpang Pesawat Capai 6,12 Juta di Kuartal I-2021

Whats New
Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Adaro Energy Jajaki Lini Bisnis ke Sektor Energi Hijau

Whats New
Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Ingin Jadi Agen Frozen Food Fiesta? Simak Cara Daftar dan Persyaratannya

Smartpreneur
Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

Whats New
Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

Whats New
Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Whats New
Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

Whats New
OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

Whats New
Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

Whats New
Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X