[POPULER MONEY] PNS dengan Gaji Tertinggi di Indonesia | Kartu Prakerja Gelombang 10 Ditutup

Kompas.com - 29/09/2020, 05:40 WIB
Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti simulasi gerakan cuci tangan pada sosialisasi pencegahan virus Corona lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020). Sosialisasi tersebut untuk meningkatkan kesadaran kepada tenaga pendidik tentang gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19) karena Pemprov Jabar telah menetapkan wilayah Jabar siaga satu. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nz ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMISejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti simulasi gerakan cuci tangan pada sosialisasi pencegahan virus Corona lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020). Sosialisasi tersebut untuk meningkatkan kesadaran kepada tenaga pendidik tentang gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19) karena Pemprov Jabar telah menetapkan wilayah Jabar siaga satu. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nz

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri KKP Agung Tri Prasetyo membenarkan kabar tersebut.

Agung menuturkan, Dirjen PRL Aryo Hanggono memang dinyatakan positif Covid-19 pada 9 September 2020 dan selanjutnya menjalani perawatan intensif.

"Tadi (Senin, 28 September 2020) pukul 04.50 WIB beliau wafat di RSPAD. Beliau 9 September positif Covid-19, selanjutnya (menjalani perawatan)," kata Agung kepada Kompas.com, Senin (28/9/2020).

Baca selengkapnya di sini

5. Harga Emas Antam Bakal Turun di Bawah Rp 1 Juta?

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus menunjukkan tren penurunan mengikuti pergerakan emas global. Kini harganya dibanderol Rp 1.006.000 per gram.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan, harga emas ke depan akan melanjutkan penurunan, bahkan emas global berpotensi ke level 1.700-an dollar AS per troy ons.

“Ada kemungkinan dalam bulan-bulan September-Oktober harga emas akan kembali ke 1.700-an (dollar AS per troy ons). Berarti, harga logam mulai kemungkinan besar akan di Rp 850.000-an,” ujarnya kepada Kompas.com seperti dikutip pada Minggu (27/9/2020).

Menurut dia, hal ini dipengaruhi beberapa sentimenl global, seperti penemuan vaksin Covid-19 oleh sejumlah negara, yang menunjukkan potensi pemulihan ekonomi.

Lalu kapan saat yang tepat untuk membeli logam mulia ini? Simak di sini

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X