Stimulus Tiket hingga Percepatan Proyek Strategis Jadi Jurus Kemenhub Pulihkan Ekonomi

Kompas.com - 27/10/2020, 09:06 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat softlauncing pengoperasian jalur ganda KA Lintas Selatan Jawa, Kamis (8/10/2020) HUMAS KEMENHUBMenhub Budi Karya Sumadi saat softlauncing pengoperasian jalur ganda KA Lintas Selatan Jawa, Kamis (8/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) turut berperan aktif dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, upaya tersebut terefleksikan dengan berbagai kebijakan yang telah diluncurkan khusus untuk sektor transportasi.

Salah satu upaya pertama yang dilakukan ialah penerbitan Peraturan Menteri Perhubungan dan SE Dirjen baik itu Darat, Laut, Udara dan Kereta Api tentang transportasi berbasis protokol kesehatan.

Kemudian, Kemenhub juga memberikan stimulus penyerapan anggaran.

Baca juga: Airport Tax Dihapus, AP II: Harga Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

Lalu, Budi menyebutkan, pihaknya juga mendukung program padat karya dan sejumlah program lainnya.

“Kami juga memberikan stimulus subsidi tiket pesawat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (27/10/2020).

Terkait stimulus subsidi tiket pesawat, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu berharap dapat meningkatkan minat penumpang pesawat yang merosot selama pandemi Covid-19.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, dorongan lain yang dilakukan di sektor penerbangan yaitu membebaskan beban biaya kalibrasi fasilitas penerbangan dan alat bantu pendaratan pesawat yang biasanya dibebankan kepada operator bandara.

Stimulus ini diharapkan dapat menggerakkan sektor penerbangan, pariwisata, dan sektor turunannya,” katanya.

Lebih lanjut Budi menjabarkan, pihaknya melakukan percepatan Program Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti pembangunan konektivitas transportasi mendukung 5 Bali Baru dan inovasi mendorong investasi dengan Percepatan penyelesaian Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan Omnibus Law dan percepatan perizinan.

Selain itu, Kemenhub juga terus mendorong investasi melalui pendanaan infrastruktur dengan sumber dana selain APBN yaitu menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), seperti Pelabuhan Patimban dan Jalur KA Makassar-Pare-Pare.

Budi memastikan, pemerintah akan tetap fokus melakukan pembangunan dan pengembangan insfrastruktur transportasi dalam upaya menjaga aksesibilitas dan mobilitas barang dan jasa untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Berapa Penurunan Tarif Tiket Pesawat Setelah Didiskon Pemerintah?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X