Reksadana Terproteksi Masih Diminati Investor, Ini Sebabnya

Kompas.com - 27/10/2020, 06:07 WIB
Ilustrasi reksadana PrimusIlustrasi reksadana

JAKARTA, KOMPAS.com - Minat investor pada reksadana terproteksi tetap tinggi meski imbal hasil alias yield sedang dalam tren menurun seiring penurunan suku bunga acuan.

Secara rata-rata tawaran imbal hasil pasti dari reksadana terproteksi yang dinilai masih tinggi menjadi daya tarik utama.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, saat ini yield Surat Utang Negara (SUN) seri acuan memang dalam tren menurun. Namun, reksadana terproteksi yang mayoritas memiliki aset berupa surat utang korporasi akan tetap menawarkan yield yang lebih tinggi dari SUN.

Wawan mencatat rata-rata yield dari obligasi korporasi dengan rating AAA (tripel) mendekati 7 persen.

Baca juga: Investor Reksadana Terus Melonjak, Ini Penyebabnya

Sementara, yield obligasi korporasi dengan rating BBB (tripel) berada di 13 persen. Sedangkan, obligasi korporasi dengan rating A (single) bisa memberikan yield sekitar 10 persen.

"Di tengah kondisi pasar keuangan yang belum stabil tawaran dari reksadana terproteksi tentu saja menarik," kata Wawan.

Senada, Head of Business Development Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi mengatakan, meski yield SUN acuan cenderung menurun, minat investor pada reksadana terproteksi tetap tinggi karena menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dari pasar saham dan pasar uang saat ini.

Selain itu, reksadana terproteksi juga tetap menjadi favorit bagi investor ritel dan institusi yang fokus pada aset obligasi.

"Penerbitan reksadana terproteksi di HPAM cukup meningkat karena banyak kebutuhan dari investor institusi yang shifting dari equity ke reksadana ini," kata Reza.

Rata-rata imbal hasil yang HPAM tawarkan dalam produk reksadana terproteksi saat ini berkisar 6,5 persen-8 persen.

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X