Menhub: Hari Ini Satu Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Akan Diberi Santunan

Kompas.com - 12/01/2021, 14:27 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi posko Disaster Victim Identification (DVI) Polri di rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021) guna memberikan dukungan kepada keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182. KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMADMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi posko Disaster Victim Identification (DVI) Polri di rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021) guna memberikan dukungan kepada keluarga korban Sriwijaya Air SJ 182.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau proses identifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya air SJ 182 di Rumah Sakit Polri, Jakarta.

Dia berharap, dalam waktu yang tidak terlalu lama, proses identifikasi para korban dapat segera selesai.

“Saya mengapresiasi RS Polri yang secara sistematis melakukan proses identifikasi jenazah korban yang menurut saya sangat profesional. Tentunya harapan Bapak Presiden untuk memberikan pelayanan maksimal dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Sederet Santunan yang Layak Diterima Ahli Waris Korban Sriwijaya Air

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu menjelaskan, hingga saat ini RS Polri telah menerima 59 sample DNA dan menyisakan tiga sampel DNA lagi untuk melengkapi jumlah total 62 orang yang ada di dalam pesawat Sriwijaya SJ 182.

Nantinya, tiga sisa sampel akan diserahkan oleh pihak keluarga korban pada hari ini.

“Saat ini juga telah diterima sekitar 60 kantong jenazah yang berisi bagian dari tubuh korban. Ini menunjukkan Tim Gabungan dan juga RS Polri melakukannya dengan cepat dan tidak terlalu lama,” kata Budi.

Budi meminta Sriwijaya Air untuk terus mendukung sepenuhnya proses lanjut yang dilakukan RS Polri.

Kemudian, dia juga meminta Jasa Raharja agar mempercepat pemenuhan hak keluarga korban.

Baca juga: KNKT: Kami Duga Mesin Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Masih Hidup Sebelum Membentur Air

"Menurut catatan, hari ini akan ada pemberian santunan yang akan dilakukan terhadap 1 orang korban pramugara yang sudah berhasil diidentifikasi," ucap Budi.

Diketahui, insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 diketahui terjadi pada Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 14.40 WIB.

Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu jatuh di sekitar Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri dari enam kru aktif, 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X