Lembaga Penyalur Bertambah, Kini BLT UMKM Bisa Dicairkan di Pos Indonesia hingga BPD

Kompas.com - 01/04/2021, 15:16 WIB
Teten Masduki saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar Series IMA bertema Kebijakan Pemerintah untuk UKM, yang disampaikan secara daring, Senin (29/3/2021). DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMTeten Masduki saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar Series IMA bertema Kebijakan Pemerintah untuk UKM, yang disampaikan secara daring, Senin (29/3/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, pemerintah telah sepakat untuk menambahkan lembaga penyalur untuk program Bantuan Produktif Usaha Mikro ( BPUM) atau lebih dikenal Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM.

Dia menjelaskan, apabila sebelumnya bantuan tunai bisa dicairkan hanya melalui Bank BRI dan Bank BNI, kini pencairan juga bisa dicairkan di Bank Mandiri, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan PT Pos Indonesia.

"Kalau awalnya lembaga penyalur hanya Bank BRI dan Bank BNI, kini ditambahkan dengan adanya Bank Mandiri, BPD, dan PT Pos," ujar Teten dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: BLT UMKM 2021 Sudah Disalurkan ke 5,2 Juta Pelaku Usaha


Teten menjelaskan, hal ini telah disepakati bersama dengan kementerian lain pada saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Perekonomian.

Saat itu, dibahas bahwa penyaluran BPUM sebaiknya lewat pintu Kabupaten/Kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memang kalau kita lihat di Undang-undang Daerah, usaha mikro itu memang menjadi kewenangan dari pemerintah kota/kabupaten," jelas dia.

Sementara itu, jumlah lembaga pengusul telah dikurangi, dari yang semula ada 5 kini hanya 1 lembaga pengusul.

Adapun 5 lembaga pengusul sebelumnya adalah dinas yang membidangi koperasi dan UKM, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/lembaga, perbankan, hingga perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga: BLT UMKM Dipotong Setengah, dari Rp 2,4 Juta Jadi Rp 1,2 Juta

"Namun, saat ini hanya 1 lembaga pengusul yaitu ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) kabupaten/kota di wilayah masing-masing," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.