Dirjen Ekspor Nasional Kemendag: Kinerja Ekspor Indonesia Januari-Februari 2021 Cukup Baik

Kompas.com - 06/04/2021, 18:14 WIB
Ilustrasi impor SHUTTERSTOCKIlustrasi impor

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Kasan Muhri mengatakan, selama 2 bulan awal tahun 2021, kinerja ekspor Indonesia cukup baik.

" Secara value, Januari-Februari 2021 itu saya kira cukup baik, cukup signifikan kenaikannya. Ekspor naik sebesar 10 persen, sementara ekspor non-migas juga naik sebesar 10 persen dari bulan-bulan sebelumnya,"ujarnya dalam Dialog Agribisnis Serie #4 yang disiarkan secara virtual, Selasa (6/4/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, pasar-pasar besar yang selama ini yang memiliki potensi yang cukup besar adalah China. Apalagi untuk produk-produk pertanian dan produk-produk agroindustri olahan para petani.

Baca juga: Teknologi Bisa Tingkatkan Ekspor UMKM, Bagaimana Caranya?

Walaupun begitu, Hasan mengakui, Indonesia masih memiliki tugas terkait dengan adanya hambatan-hambatan akan akses ekspornya, khususnya bagi produk-produk pertanian seperti nanas.

"Kita sedang berjuang untuk mendapatkan akses ekspor untuk produk Nanas. Tapi produk lain seperti manggis, salak dan perikanan masih aman," ucapnya.

Di samping itu Kasan juga membeberkan, ada beragam strategi yang dilakukan untuk mendongkrak aktivitas ekspor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pertama adalah kami memaintain pasar dan produk-produk utama. Dengan menjaga dan melihat keadaan pasar, kami bisa tahu juga produk-produk apa yang akan kami genjot,"jelasnya.

Lalu yang kedua adalah fokus pada UKM Ekspor. Dia menyebutkan jumlah UKM Ekspor pada bulan Januari-September 2020 baru sebesar 83,26 persen dari total eksportir keseluruhan.

Baca juga: Bulog Buka Peluang Ekspor Beras ke Arab Saudi

Ketiga melakukan penetrasi pasar non tradisional yang meliputi wilayah Afrika, Timur Tengah, Eurasia, Amerika latin, Asia Selatan, dan Oceania.

"Sementara yang keempat adalah kami melakukan regulasi atau peraturan seperti dengan adanya Undang-undang Cipta Kerja, ada berbagai penyerdehanaan, percepatan, kepastian dalam perizinan & persetujuan ekspor. Dengan begitu para pengusaha atau UKM yang ingin melakukan ekspor akan lebih dimudahkan," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.