KILAS

PGN Terus Lakukan Optimalisasi Pasar Eksisting dan Ekspansi Bisnis

Kompas.com - 12/04/2021, 16:42 WIB
Para pekerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang memeriksa kondisi saluran pipa, Senin (11/1/2021). (Dok. Pertamina) Para pekerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sedang memeriksa kondisi saluran pipa, Senin (11/1/2021).

Kehadiran jaringan Pipa Minyak Rokan juga akan memperkuat portofolio dan meningkatkan pendapatan transportasi migas Perseroan, meningkatkan lifting dari Blok Rokan, serta mendorong tingkat efisiensi biaya pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Proyek infrastruktur transmisi lain yang berpotensi menjadi backbone baru bagi pemanfaatan gas bumi adalah selesainya pembangunan pipa gas transmisi Gresik-Semarang oleh PT Pertagas,” terangnya.

Baca juga: Lewat Food Truck, PGN Harap Bisa Tingkatkan Kepercayaan Calon Pelanggan

Rachmat menyebut, ruas tersebut ditargetkan dapat merealisasikan kepastian penyaluran pasokan gas bumi di Jawa Tengah (Jateng).

“Jaringan pipa transmisi ini sepanjang 267 kilometer (km) dengan kapasitas pengaliran gas maksimal sekitar 400 Million Standard Cubic Feet per Day,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, melalui afiliasi Saka Energy Muriah Ltd. (SEML), PGN menyalurkan gas dari Lapangan Kepodang untuk Pembangkit Listrik Tambak Lorok Jawa Tengah dengan potensi pengaliran gas sebesar 10-15 BBTUD.

Penyaluran gas dari Lapangan Kepodang ke Pembangkit Listrik Tambak Lorok menggunakan infrastruktur Pipa Tranmisi Kalija I yang dikelola oleh PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) dengan panjang kurang lebih 201 km.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, interkoneksi Pipa South Sumaetra West Java (SSWJ) dan Pipa West Java Area( WJA) yang akan melayani Refinery Unit (Ru) Balongan dan sejumlah industri besar seperti Krakatau Steel, Pupuk Kujang serta Bekasi Power.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, PGN Realisasikan Interkoneksi Pipa SSWJ dan WJA

Integrasi infrastruktur ini pun diharapkan dapat mendorong efisiensi biaya investasi dan operasi, serta memperluas penyaluran gas ke wilayah-wilayah baru di Jawa bagian barat.

Tidak hanya interkoneksi Pipa SSWJ-WJA, saat ini PGN tengah menyelesaikan proyek interkoneksi Pipa Gresik-Semarang (Gresem) dengan Pipa Kalimantan Jawa Gas (Kalija).

Interkoneksi ini akan bermanfaat untuk menjangkau pengguna gas bumi sektor komersial industri lebih luas lagi.

Dengan begitu, pengembangan niaga gas bumi dengan berbagai moda baik pipa, compressed natural gas (CNG) dan LNG dapat mempermudah akses gas bumi di wilayah Jateng.

Baca juga: PGN Kejar Target Pembangunan Infrastruktur dan Gasifikasi PLTD Tahun 2021

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.