Menhub: Ada 3,6 Juta Orang Diperkirakan Balik ke Ibu Kota H+2 Lebaran

Kompas.com - 10/05/2021, 18:18 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi di Stasiun Senen BKIP KemenhubMenhub Budi Karya Sumadi di Stasiun Senen

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan akan ada sebanyak 3,6 juta orang yang balik dari kampung halaman ke ibu kota pada Minggu (16/5/2021) atau H+2 Lebaran.

Oleh sebab itu, hal ini menjadi perhatian pemerintah agar tak terjadi penumpukan di satu tempat ketika arus balik, sehingga menekan potensi penularan Covid-19.

"Tentang rencana kepulangan saudara-saudara dari daerah mudik, menurut catatan kami ada 22 persen yang akan balik pada hari Minggu atau H+2, itu 3,6 juta orang, suatu jumlah yang banyak," ujarnya dalam konferensi pers virtual usai rapat terbatas di Istana Negara, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Perputaran Uang Bakal Terpusat di Jabodetabek Saat Lebaran

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pergerakan pada arus balik, Budi Karya, mengusulkan dua hal. Pertama, menghimbau masyarakat untuk menunda kepulangan supaya tidak bertemu di satu tempat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan penumpukan.

Kedua, melakukan penelusuran atau tracing Covid-19 secara intensif di berbagai tempat yang konsentrasinya besar. Seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Jakarta, serta di Pelabuhan Bakauheni untuk penumpang dari Sumatera.

"Kami mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Pak Menkes untuk memberikan vaksin gratis bagi mereka yang lakukan perjalanan darat," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara terkait perjalanan arus balik dari moda transportasi lainnya, kata dia, pemerintah masih melakukan kajian lebih lanjut.

"Sedangkan perjalanan udara, kita akan usulkan dengan tracing dengan waktu yang lebih pendek, tetapi besok kita kana lakuakn pembahasan," ujar Budi Karya.

Baca juga: Masa Larangan Mudik, Warga Nekat Naik Truk Sayur hingga Ribuan Kendaraan Putar Balik

Di sisi lain, Kemenhub memproyeksi masih akan terjadi lonjakan masyarakat yang tetap nekat di masa pelarangan mudik pada Selasa (11/5/2021) dan Rabu (12/5/2021). Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat untuk mengurungkan niat melakukan mudik untuk mencegah penularang Covid-19.

"Kami imbau untuk saudara-saudara tidak lakukan mudik, karena itu akan lebih baik," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.