Surge Optimalkan Layanan Digital, Dukung Transformasi UMKM

Kompas.com - 28/05/2021, 18:35 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com – CEO Surge Digital Ecosystem Hermansjah Haryono mengatakan, ada banyak potensi pertumbuhan bisnis yang terdorong dengan peningkatan pemanfaatan digital selama pandemi, salah satunya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Tidak hanya masyarakat yang kemudian memanfaatkan platform digital lebih banyak, tetapi juga para pelaku usaha termasuk UMKM yang dituntut secara cepat mengadopsi strategi baru agar dapat terus bertahan dan bertumbuh secara bisnis,” kata Hermansjah melalui siaran pers, Jumat (28/5/2021).

Hermansjah mengatakan, konektivitas dan layanan internet menjadi modal utama yang dibutuhkan untuk bertahan dan berkembang, tapi sayangnya masih terkendala dengan biaya yang cukup tinggi.

Baca juga: Dongkrak Kredit UMKM, BI Bakal Luncurkan 4 Kebijakan ini

Menurut dia, perlu adanya suatu solusi komprehensif untuk mengatasi persoalan ini.

Pelaku usaha UMKM memerlukan bantuan, kesempatan kolaborasi, dan infrastruktur digital yang mendukung agar potensi pertumbuhan bisnis mereka dapat terus memberikan hasil positif dalam jangka panjang.

Untuk mendorong pengembangan ekosistem digital, Surge menawarkan one stop solution bagi setiap kebutuhan digital di tanah air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ekosistem digital Surge terdiri dari tiga pilar, yaitu solusi teknologi digital untuk kebutuhan harian (daily needs), layanan media dan hiburan (media and entertainment), dan infrastruktur konektivitas (connectivity).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Cetak Laba Rp 150,8 Triliun, Kinerja Facebook Diproyeksi Tak Cerah Sepanjang Tahun

Meski Cetak Laba Rp 150,8 Triliun, Kinerja Facebook Diproyeksi Tak Cerah Sepanjang Tahun

Whats New
Google Sumbang Rp 14,5 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia

Google Sumbang Rp 14,5 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia

Rilis
Kini Mencairkan BPUM Rp 1,2 Juta Tak Perlu Antre, Ini Caranya

Kini Mencairkan BPUM Rp 1,2 Juta Tak Perlu Antre, Ini Caranya

Whats New
Luhut Sebut Potensi Kerugian akibat Banjir Rob Lebih dari Rp 1.000 Triliun

Luhut Sebut Potensi Kerugian akibat Banjir Rob Lebih dari Rp 1.000 Triliun

Whats New
Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Menkes Mau Kumpulkan Data Medis Warga

Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Menkes Mau Kumpulkan Data Medis Warga

Whats New
ARTO Cetak Rekor, Kekayaan Jerry Ng Bertambah Rp 3,91 Triliun Sehari

ARTO Cetak Rekor, Kekayaan Jerry Ng Bertambah Rp 3,91 Triliun Sehari

Whats New
Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Rilis
Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Whats New
ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

Whats New
Net Asset Value Saratoga Naik Pada Semester I 2021 Berkat Portofolio Investasi

Net Asset Value Saratoga Naik Pada Semester I 2021 Berkat Portofolio Investasi

Rilis
Transaksi Digital Tembus 86 Pesen, Bagaimana Nasib Kantor Cabang BCA?

Transaksi Digital Tembus 86 Pesen, Bagaimana Nasib Kantor Cabang BCA?

Whats New
Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Whats New
Kesenjangan Internet di RI Masih Tinggi, Bank Dunia Rekomendasikan 3 Hal Ini

Kesenjangan Internet di RI Masih Tinggi, Bank Dunia Rekomendasikan 3 Hal Ini

Whats New
Bank Dunia: Kesenjangan Digital Indonesia Lebar, 49 Persen Penduduk Belum Akses Internet

Bank Dunia: Kesenjangan Digital Indonesia Lebar, 49 Persen Penduduk Belum Akses Internet

Whats New
Ada Konsultasi Pajak di Kompas.com, Bertanyalah...

Ada Konsultasi Pajak di Kompas.com, Bertanyalah...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X