Energi Alternatif: Pengertian dan Contoh-contohnya

Kompas.com - 25/06/2021, 13:45 WIB
Energi alternatif untuk mengoperasikan pabrik GM di seluruh dunia pada 2020. LeftlanenewsEnergi alternatif untuk mengoperasikan pabrik GM di seluruh dunia pada 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Energi alternatif dapat mengambil peranan penting untuk kelangsungan hidup masyarakat di masa yang akan datang. Sebab, saat ini manusia masih bergantung pada energi fosil berupa minyak bumi dan batu bara untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Padahal sumber energi fosil lambat laun akan habis karena sifatnya yang tak bisa diperbaharui. Selain itu, penggunaan energi fosil juga dapat merusak lingkungan.

Atas dasar itu, para ilmuan dari berbagai negara berlomba-lomba mencari sumber energi alternatif. Energi alternatif adalah adalah semua sumber energi yang bertujuan menggantikan bahan bakar konvensional.

Baca juga: Pengertian Pajak: Fungsi, Karakteristik, dan Jenis-jenisnya

Berikut contoh energi alternatif berdasarkan buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD dan MI Kelas IV karya Priyono dan Titik Sayekti dan sumber lainnya:

  • Energi Matahari

Matahari merupakan sumber energi utama di bumi. Hampir semua energi yang berada di bumi berasal dari matahari.

Energi radiasi sinar matahari dapat diubah menjadi energi listrik dan energi kalor. Peralatan yang menggunakan sel-sel surya dapat langsung mengubah energi radiasi sinar matahari menjadi energi listrik.

Pada saat ini, selsel surya mulai ditawarkan di pasaran negara kita
untuk dipasang di rumah-rumah. Sel-sel surya ini dapat mengubah energi radiasi sinar matahari menjadi energi kalor (panas).

Saat ini, sel-sel surya sudah biasa dijumpai dipasang di atap-atap rumah, atap-atap rumah sakit, dan atap-atap hotel di Jakarta untuk keperluan mandi air hangat.

  • Energi Panas Bumi

Energi panas bumi adalah energi yang dihasilkan oleh magma di dalam perut bumi. Energi panas bumi disebut juga energi geotermal.

Energi tersebut banyak digunakan terutama di daerah-daerah pegunungan. Batuan panas yang terbentuk beberapa kilometer di bawah permukaan bumi memanaskan air di sekitarnya sehingga akan dihasilkan sumber uap panas atau geiser. Sumber uap panas tersebut
kemudian dibor.

Baca juga: Mengenal Koperasi, Mulai dari Pengertian, Jenis Hingga Tujuannya

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.