Apa Itu Retail: Definisi dan Karakteristik Bisnisnya

Kompas.com - 23/08/2021, 08:41 WIB
Ilustrasi toko kelontong. (Dok. Kredivo). retail adalah, retailer adalah, arti retail, apa itu retail Ilustrasi toko kelontong. (Dok. Kredivo). retail adalah, retailer adalah, arti retail, apa itu retail

KOMPAS.com - Retail adalah barangkali istilah yang sudah tak asing lagi di telinga. Arti retail sendiri adalah penjualan eceran. Apa itu retail dan bagaimana karakteristik bisnisnya?

Dikutip dari Shopyfy, retail adalah suatu bisnis yang menjual produk atau jasa kepada konsumen individu atau konsumen akhir untuk digunakan sendiri atau tidak dijual kembali (pengguna akhir). Sementara retailer adalah pelaku dari usaha retail. 

Artinya apabila sebuah perusahaan pabrik menjual kepada grosir atau pedagang lain yang mana barang tersebut untuk dijual kembali, maka tidak termasuk sebagai pelaku retail.

Di Indonesia, bisnis retail lebih akrab disebut sebagai pengecer atau penjualan eceran. Secara umum ada dua jenis retail, yakni retail modern yang meliputi supermarket, hypermarket, dan departement store.

Baca juga: Apa Perbedaan Supermarket, Hypermarket, dan Departement Store?

Sementara retail tradiosional merujuk pada pasar tradisional. Retail adalah bagian dari rantai pasok distribusi, di mana perjalanan barang dimulai dari produsen, grosir, retailer, hingga konsumen tingkat akhir.

Retail adalah mata rantai sangat vital dalam jaringan distribusi. Dengan keberadaan retail, maka memudahkan produsen untuk fokus memproduksi barang tanpa harus memikirkan ke mana produknya berakhir.

Itu sebabnya, sebagian besar perusahaan besar tak menjual langsung produknya ke konsumen. Pun demikian perusahaan besar tidak mendirikan anak perusahaan yang menjual langsung produknya ke konsumen.

Karena distribusi barang sampai ke konsumen akhir dikerjasamakan kepada pelaku retail. Arti retail juga berbeda dengan grosir. Pedagang grosir menjual barang dalam jumlah besar dan mereka tidak akan berurusan dengan banyaknya konsumen tingkat akhir.

Selain itu, harga retail adalah pastinya akan selalu lebih tinggi dibandingkan harga grosir. Alasannya adalah karena ada biaya tambahan penjualan barang dagangan pada konsumen tingkat akhir.

Baca juga: Apa Itu Franchise dan Bagaimana Skema Bisnisnya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.