Kompas.com - 02/11/2021, 18:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi 0,91 persen ke level 6.493,28 pada perdagangan Selasa (2/11/2021), tembus ke bawah level psikologis 6.500. Harga 368 saham tercatat turun, lalu 163 saham naik, dan 143 saham stagnan.

Analis Indo Premier Sekuritas Mino mengatakan, penurunan IHSG disebabkan oleh sikap hati-hati investor menjelang pengumuman kebijakan tapering off di Amerika Serikat (AS) dan rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal ketiga 2021. Koreksi tajam pada harga jual batubara juga turut menambah sentimen negatif di pasar.

Untuk perdagangan Rabu (3/11/2021), Mino memprediksi, IHSG akan melanjutkan pelemahan dengan support di level 6.440 dan resistance di 6.540.

Baca juga: Pengertian Profit Taking, Cut Loss, dan Stop Loss Pada Investasi Saham

 

"Sentimennya masih terkait antisipasi investor terhadap kebijakan tapering dan masih cenderung tertekannya harga batubara," kata Mino saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (2/11/2021).

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan juga memprediksi, IHSG pada esok hari berpotensi lanjut melemah meski lebih terbatas. Pasalnya, Stochastic RSI berada pada area jenuh jual, serta terdapat penurunan volume transaksi selama pelemahan Senin (1/11/2021) dan Selasa (2/11/2021).

Oleh sebab itu, menurut Valdy, pelaku pasar dapat memperhatikan konfirmasi rebound ke 6.500 sebagai sinyal beli. Resistance IHSG saat ini berada di 6.580 dengan support level di 6.450.

Valdy mengatakan, fokus utama pelaku pasar saat ini adalah pelaksanaan pertemuan bank sentral AS pada 2-3 November 2021 waktu setempat. Pelaku pasar mengantisipasi pengumuman hasil pertemuan tersebut dan pidato dari Gubernur The Fed Jerome Powell pada Kamis (4/11/2021) dini hari WIB.

Baca juga: Mencermati Peluang Investasi Saham Jelang Akhir Tahun

Dalam pertemuan kali ini, The Fed diperkirakan membahas mengenai rincian rencana pengurangan pembelian obligasi yang akan dimulai pada akhir tahun 2021. "Nilai tukar rupiah diperkirakan semakin volatile mendekati waktu pengumuman pada Kamis (4/11)," ucap Valdy.

Sejalan dengan itu, pelaku pasar dapat mencermati peluang buy on support pada saham-saham bank, terutama BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI, serta LSIP, ICBP, dan AKRA. Mino juga menyarankan buy ICBP dan LSIP, serta buy on weakness EXCL pada perdagangan Rabu (3/11/2021).

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Tutup di bawah 6.500, IHSG diprediksi lanjut melemah pada Rabu (3/11)

 

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.