Kompas.com - 01/12/2021, 12:57 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi IHSG
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/12/2021). Pelemahan juga terjadi pada kurs rupiah.

Melansir RTI, pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berada pada level 6.512,83 atau turun 21 poin (0,32 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.533,93.

Sementara itu, terdapat 188 saham yang hijau, 347 saham merah dan 118 saham lainya stagnan. Jumlah transaksi siang ini mencapai Rp 9,4 triliun dengan volume 15,13 miliar saham.

Hingga tengah hari ini, Bukalapak (BUKA) mencatatkan aksi jual bersih tertinggi sebesar Rp 99,2 miliar. Saham BUKA ambles 6,4 persen di level Rp 510 per saham. Adapun volume perdagangan BUKA mencapai 505,8 juta saham dengan total transaksi Rp 261 miliar.

Baca juga: Selama Oktober 2021, Kunjungan Turis Asing Capai 151.032 Orang

Net sell asing tertinggi juga dicatatkan oleh Aneka Tambang (ANTM) sebesar Rp 36,6 miliar. ANTM selama sesi I perdagangan melemah 1,3 persen di level Rp 2.270 per saham. ANTM mecatatkan total transaksi Rp 147,3 miliar dengan volume 64,5 juta saham.

Astra International (ASII) juga mencatatkan net sell tertinggi setelah BUKA dan ANTM, senilai Rp 33,2 miliar. ASII turun 0,8 persen di level Rp 5.725 per saham. Adapun volume perdagangan ASII sebesar 42,3 juta saham dengan total transaksi Rp 244,3 miliar.

Sementara itu, Telkom Indonesia (TLKM) dan Bank Central Asia (BBCA) mencatatkan aksi beli bersih tertinggi pada sesi I masing-masing sebesar Rp 149,2 miliar dan Rp 59,5 miliar. TLKM selama sesi I, naik 2,7 persen di level Rp 4.100 per saham, sementara BBCA menguat 1,03 persen di level Rp 7.350 per saham.

Losers di sesi I yaitu Bank Aladin Syariah (BANK) yang terjun 6,4 persen di level Rp 2.620 per saham. Bank Jago (ARTO) ambles 4,7 persen di level Rp 15.075 per saham, dan Bank Syariah Indonesia (BRIS) juga terkoreksi 4,09 persen di level Rp 1.875 per saham.

Baca juga: Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Gainers di sesi I yaitu Matahari Putra Prima (MPPA) yang meroket 18,8 persen di level Rp 580 per saham, Adaro Energy (ADRO) juga melesat 3,5 persen di level Rp 1.760 per saham, dan Berkah Beton Sadaya (BEBS) di level Rp 4.090 per saham atau naik 3,02 persen.

Sementara itu, bursa Asia hijau di sesi pertama dengan kenaikan Nikkei 0,71 persen, Hang Seng Hong Kong 1,21 persen, Shanghai Komposit 0,08 persen dan Strait Times 1,7 persen.

Adapun berdasarkan Bloomberg, rupiah bergerak melemah. Pukul 12.29 WIB mata uang garuda berada di level Rp 14.348 per dollar AS atau turun 16 poin (0,11 persen) dibandingkan sebelumnya Rp 14.332 per dollar AS.

Baca juga: Mengenal 3 Jangka Waktu Investasi, Mana yang Paling Cocok?

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.