Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Kompas.com - 07/12/2021, 11:43 WIB

Sebab, pendanaan untuk transisi ke energi hijau sangat mahal. Indonesia yang berkomitmen menurunkan emisi karbon sebesar 41 persen pada tahun 2030 membutuhkan dukungan dari negara maju.

"Suhu bumi akan naik 1,5-2 derajat celcius, ini yang sama-sama kita jaga. Ini tanggung jawab kita secara global. Indonesia pun terkena dampak sangat serius dari climate change. Negara kepulauan dengan puluhan ribu pulau-pulau akan sangat terancam dengan adanya perubahan iklim," jelas Febrio.

Sementara, fokus terakhir adalah perpajakan Internasional, menyusul kebijakan pilar I dan pilar II yang telah disetujui dalam KTT G20 di Roma, Italia sebagai cara menghindari praktek BEPS.

Baca juga: RI Bakal Pakai Mobil Listrik Saat KTT G20

Dengan komitmen pilar I tersebut, negara mampu memajaki perusahaan multinasional yang beroperasi lintas negara. Kesepakatan akan ditandatangani pada bulan Juli 2022 ketika presidensi G20 dipegang Indonesia.

Sedangkan di pilar II adalah pengenaan pajak minimum (minimum tax rate) terhadap perusahaan multinasional sebesar 15 persen secara global. Negara tidak boleh memberikan tarif pajak di bawah 15 persen atau bebas pajak untuk badan usaha seiring implementasinya tahun 2023 mendatang.

"Penghindaran pajak dengan pergi ke negara-negara tertentu yang memberikan pajak lebih rendah, itu tidak akan terjadi lagi sehingga hak pemajakan dan tax based kita akan lebih baik ke depannya walaupun terjadi globalisasi dan digital economy," pungkas Febrio.

Baca juga: Bakal Ada 33.000 Lapangan Kerja Baru Berkat Indonesia Jadi Presidensi G20

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.