Kompas.com - 15/02/2022, 18:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Agro Lestari Tbk meluncurkan berbagai aplikasi berbasis internet untuk meningkatkan layanannya kepada mitra petani kelapa sawit. Salah satu aplikasinya adalah Sistem Informasi Kemitraan (Siska).

Lewat aplikasi ini, transaksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik masyarakat petani ke perusahaan diklaim bakal lebih efektif dan efisien.

"Siska mendorong kelancaran pengiriman buah sehingga masyarakat petani bisa memanfaatkan waktu mereka dengan kegiatan yang lebih produktif," ujar Chief Executive Officer (CEO) Astra Agro Santosa saat acara Talk to The CEO yang digelar secara online, Selasa (15/2/2022).

Selain Siska yang didedikasikan untuk kepentingan petani mitra, Astra Agro juga meluncurkan aplikasi yang diberi nama TBS Prediksi Astra (Tiara) dan Aplikasi Maintenance Astra Agro (Almira).

Baca juga: Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Civitas Academica, IPB Hadirkan Galeri Investasi

Tiara dirancang sebagai aplikasi yang berguna untuk memprediksi produksi TBS di masa mendatang melalui penggunaan machine learning. Dengan kehadiran Tiara, proses plan produksi yang semula memakan waktu panjang diklaim bisa lebih cepat dan akurat.

Sedangkan Almira dirancang untuk menjamin perawatan unit-unit di pabrik berjalan dengan rutin dan baik. Diharapkan, lewat aplikasi ini kondisi seluruh unit dalam kondisi prima sehingga performa selalu dalam keadaan terbaik dan mengurangi kerusakan maupun kendala teknis yang dapat menghambat kelancaran kerja di pabrik.

Di samping meluncurkan aplikasi baru, Astra Agro juga terus mengembangkan aplikasi-aplikasi yang sudah ada. Salah satunya Aplikasi Mandor Rawat (Amanda) yang telah beroperasi sejak beberapa tahun lalu yang berfungsi dalam membantu pekerjaan operasional para mandor dalam proses perawatan.

Santosa membeberkan, aplikasi tersebut kini telah memasuki tahap kedua, sehingga diluncurkan Amanda Rawat 2.0.

Baca juga: Besok Ada Demo Buruh, Desak Menaker Mundur dan Cabut Permenaker JHT

Berbeda dengan versi sebelumnya, Amanda Rawat 2.0 diklaim memiliki sejumlah keunggulan. Diantaranya yakni membantu mandor rawat dalam membuat laporan produksi, mengontrol dan memonitor pekerjaan rawat secara efektif dan efisien, maupun membantu dalam evaluasi harian pekerja rawat secara akurat.

Santosa berharap dengan layanan digital ini bukan hanya mitra Astra saja yang mendapatkan kemudahan tapi juga masyarakat sekitar.

"Mekanisme transaksi penjualan TBS masyarakat ini memang perlu dikelola. Sebab, selain mengolah TBS dari masyarakat, perusahaan juga mengelola TBS dari kebun inti. Lewat aplikasi digital ini, pengaturan jadwal yang rapi dan sistematis akan membantu kelancaran pengiriman buah-buah ke pabrik pengolahan kelapa sawit milik perusahaan," bebernya.

Baca juga: Menaker Pastikan Program JKP Bagi Pekerja yang di PHK Tidak Dibebani Iuran Baru

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.