Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Pengumuman Suku Bunga BI Naik, IHSG Ditutup Menguat

Kompas.com - 23/08/2022, 15:58 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada penutupan perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/8/2022). Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga acuannya belum terlihat memberikan dampak signifikan terhadap indeks saham nasional.

Dilansir dari data RTI, IHSG ditutup pada level 7.163,26 pada sesi perdagangan hari ini. Nilai tersebut naik 55,28 poin atau 0,78 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya, yakni 7.107,98 poin.

Terpantau sejak pembukaan perdagangan hari ini, indeks saham nasional terus bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi 7.183,26 pasca-pengumuman kenaikan suku bunga acuan BI.

Baca juga: Mitigasi Kenaikan Inflasi akibat Harga BBM, BI Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 3,75 Persen

Selaras dengan penguatan itu, 293 saham ditutup di zona hijau, 222 melemah, dan 182 saham lainnya stagnan. Adapun jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 14,4 triliun dengan volume 30,4 miliar saham.

Emiten sektor energi menjadi sektor yang mencatatkan kenaikan paling tinggi, yakni 3,3 persen. Sementara itu, sektor transportasi dan logistik menjadi satu-satunya sektor di indeks saham yang terkoreksi, yakni sebesar 0,37 persen.

Lagi-lagi, Bumi Resources (BUMI) menjadi emiten yang paling banyak ditransaksikan hari ini, dengan volume transaksi sebanyak 4,3 miliar saham. Kemudian. diikuti oleh Smartfren Telecom (FREN) dan Industri dan Perdagangan Bintraco Dharm (CARS) masing-masing sebesar 3,5 miliar dan 1,4 miliar saham.

Baca juga: Saham Sektor Energi Melesat, IHSG Sesi I Parkir di Zona Hijau

Adapun top gainers siang hari ini ditempati oleh Medco Energi International (MEDCO) yang melesat 19,65 persen ke Rp 735. Kemudian, diikuti oleh Sigma Energy Compressindo (SICO) yang menguat 16,2 persen ke Rp 165. Lalu, Kusuma Kemindo Sentosa (KKES) naik 10,95 persen ke Rp 152.

Di sisi lain, top losers ditempati oleh Oscar Mitra Sukses Sejahtera (OLIV) yang ambles 9,76 persen ke Rp 37. Kemudian, Toba Surimi Industries (CRAB) turun 6,85 persen ke Rp 272. Lalu, Sari Kreasi Boga (RAFI) terkoreksi 6,78 persen ke Rp 220.

Berbeda dengan IHSG, bursa Asia lain terpantau bergerak di zona negatif, di mana Nikkei terkoreksi 1,19 persen ke 28.452,75, Hang Seng Hong Kong turun 0,78 persen ke 19.503,25, Shanghai Komposit melemah 0,05 persen ke 3.276,22, dan Straits Times terkoreksi 0,41 persen ke 3.249,73.

Baca juga: Ada Pengumuman Suku Bunga Acuan BI, Simak Proyeksi IHSG Hari Ini dari Para Analis

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir: Berkas Dugaan Korupsi Dana Pensiun BUMN Sudah di Tangan KPK

Stafsus Erick Thohir: Berkas Dugaan Korupsi Dana Pensiun BUMN Sudah di Tangan KPK

Whats New
Ribuan Investasi Ilegal Ditutup, OJK: Kami Heran Masyarakat Mudah Terjerat

Ribuan Investasi Ilegal Ditutup, OJK: Kami Heran Masyarakat Mudah Terjerat

Whats New
Bandara Internasional Akan Dipangkas Jadi 15, Kemenhub: Masih Dibahas

Bandara Internasional Akan Dipangkas Jadi 15, Kemenhub: Masih Dibahas

Whats New
Sail Teluk Cendrawasih, Luhut Minta Bisa Akselerasi peningkatan ekspor Hasil Kelautan

Sail Teluk Cendrawasih, Luhut Minta Bisa Akselerasi peningkatan ekspor Hasil Kelautan

Whats New
Untuk Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Minyakita Malah Langka...

Untuk Atasi Kelangkaan Minyak Goreng, Minyakita Malah Langka...

Whats New
Sepanjang 2022, OJK Catat Pengaduan Konsumen Didominasi Sektor Industri Keuangan Non Bank

Sepanjang 2022, OJK Catat Pengaduan Konsumen Didominasi Sektor Industri Keuangan Non Bank

Whats New
Inflasi Januari 5,28 Persen, Kemenkeu: Trennya Mulai Turun Perlahan

Inflasi Januari 5,28 Persen, Kemenkeu: Trennya Mulai Turun Perlahan

Whats New
Kasus Jiwasraya, OJK: Butuh Tambahan Modal untuk Migrasi Polis Nasabah ke IFG Life

Kasus Jiwasraya, OJK: Butuh Tambahan Modal untuk Migrasi Polis Nasabah ke IFG Life

Whats New
5 Tren Digitalisasi HR Dukung Pertumbuhan Bisnis pada 2023

5 Tren Digitalisasi HR Dukung Pertumbuhan Bisnis pada 2023

Whats New
Blibli Beri Promo Diskon hingga 90 Persen, Catat Tanggalnya

Blibli Beri Promo Diskon hingga 90 Persen, Catat Tanggalnya

Spend Smart
Mahal dan Langka, Ada Apa dengan Minyak Goreng MinyaKita?

Mahal dan Langka, Ada Apa dengan Minyak Goreng MinyaKita?

Whats New
Volume Transaksi Agen BRILink Tembus Rp 1.297 Triliun, BRI Targetkan Tambah 25.000 Agen

Volume Transaksi Agen BRILink Tembus Rp 1.297 Triliun, BRI Targetkan Tambah 25.000 Agen

Rilis
Tren 'Social Commerce' Marak, YLKI: Perlu Diatur agar Data Pengguna Aman

Tren "Social Commerce" Marak, YLKI: Perlu Diatur agar Data Pengguna Aman

Whats New
Luhut Pastikan Pembengkakan Biaya Kereta Cepat Selesai Minggu Depan

Luhut Pastikan Pembengkakan Biaya Kereta Cepat Selesai Minggu Depan

Whats New
Swasembada Beras dari Masa ke Masa

Swasembada Beras dari Masa ke Masa

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+