Menko Airlangga: Program Konversi Elpiji ke Kompor Listrik Tidak Diterapkan Tahun Ini

Kompas.com - 23/09/2022, 18:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, program konversi kompor elpiji ke kompor listrik untuk rumah tangga miskin tidak akan diterapkan pada tahun ini. Saat ini, yang baru dilakukan pemerintah hanyalah uji coba pada sebagian rumah tangga.

"Dapat dipastikan bahwa program ini belum akan diberlakukan di tahun 2022. Sampai saat ini pembahasan anggaran dengan DPR terkait dengan program tersebut belum dibicarakan dan tentunya belum disetujui," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/9/2022).

Ia mengatakan, program konversi ke kompor listrik masih dalam tahap uji coba atau prototype sebanyak 2.000 unit yang dilaksanakan di Bali dan Solo. Adapun pemerintah berencana melakukan uji coba hingga sebanyak 300.000 unit.

Baca juga: Konversi Kompor Elpiji Ke Kompor Listrik, Pengamat: Apa Kabar Program Jargas?

Lantaran masih dalam tahap uji coba terbatas, Airlangga menekankan bahwa pemerintah belum memutuskan program konversi dari kompor elpiji ke kompor listrik diterapkan secara nasional.

"Jadi pemerintah belum memutuskan terkait program konversi kompor elpiji menjadi kompor listrik induksi," kata dia.

Menurutnya, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap uji coba yang sedang dilakukan, serta akan melakukan perbaikan-perbaikan dalam rencana konversi ke kompor listrik induksi. Ia memastikan, pemerintah akan memperhatikan kepentingan masyarakat.

"Pemerintah juga akan menghitung dengan cermat segala biaya dan resiko, memperhatikan kepentingan masyarakat, serta mensosialisasikan kepada masyarakan sebelum program diberlakukan," pungkas Airlangga.

Baca juga: Soal Konversi Kompor Elpiji ke Listrik, Menteri ESDM Tunggu Hasil Uji Coba PLN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.