Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BNI Sekuritas Targetkan Pertumbuhan Nasabah hingga 20 Persen Tahun Ini

Kompas.com - 27/02/2024, 14:02 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - BNI Sekuritas menargetkan jumlah nasabah atau Single Investor Identification (SID) naik 20 persen. SEVP Retail Markets & IT BNI Sekuritas Teddy Wishadi mengatakan tahun lalu jumlah investor meningkat 16 persen.

“Kalau target nasabah BNI Sekuritas total kira-kira itu 200.000-an lebih, kemudian tentu kita mengharapkan pertumbuhan kita itu hingga 20 persen dari tahun sebelumnya,” ungkap Teddy di Main Hall BEI, Selasa (27/2/2024).

Untuk mendukung meningkatnya jumlah investor, BNI Sekuritas juga melanjutkan kompetisi trading saham melalui platform multi investasi BIONS (BNI Sekuritas Innovative Online trading Systems), bertajuk BIONS Cuanpionship #3. Kompetisi ini digelar kembali, mengingat sebelumnya memberikan dampak pertumbuhan nasabah BNI Sekuritas.

“Kita menargetkan cukup besar, walaupun tantangannya cukup berat,” ungkap Teddy.

Baca juga: Total Aset Pendampingan IPO BNI Sekuritas Capai Rp 44,7 Triliun

Sementara itu, untuk target transaksi harian, Teddy menargetkan tahun ini bisa tumbuh 30 persen dibandingkan tahun lalu. Namun, tantangan kondisi politik membuat pelaku pasar masih wait and see.

“Kita menargetkan kira-kira transaksi harian ada kenaikan 30 persen dari tahun lalu. Pasar masih menunggu setelah pemilu ini seperti apa,” ungkap dia.

Baca juga: Pemblokiran Dana Nasabah BNI Sekuritas atas Perintah Polda Metro Jaya


Dengan adanya kompetisi trading tersebut, Teddy memperkirakan akan mendorong pertumbuhan transaksi harian lebih tinggi lagi. Event tersebut diharapkan dapat berkontribusi 40 persen pada total transaksi keseluruhan.

“Optimis naik dong. Cuanpionship akan berkontribusi pada total transaksi harian sekitar 40 persen,” tegas dia.

Sebelumnya, BEI menargetkan jumlah SID akan bertambah sebanyak 2 juta investor baru pada 2024. Hingga Desember 2023, jumlah investor pasar modal tercatat sebanyak 12,13 juta SID.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com