Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bappeda DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kompas.com - 06/05/2024, 09:17 WIB
Haryanti Puspa Sari,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta membuka lowongan kerja untuk lulusan D3 dan S1.

Dilansir dari akun Instagram resmi Bappeda DKI Jakarta @bappedadki, Senin (6/5/2024), Bappeda menawarkan lowongan kerja untuk posisi Tenaga Ahli Publikasi di Suku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Subanppeda) Jakarta Selatan.

Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa Bappeda DKI hanya memberikan 1 kuota untuk posisi tersebut dan pendaftaran dibuka hingga 6 Mei 2024 pukul 23.59 WIB. 

Baca juga: Lowongan Kerja Anak Usaha Pertamina untuk S1 Semua Jurusan, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Ilustrasi lowongan kerja. SHUTTERSTOCK/STOKKETE Ilustrasi lowongan kerja.

Berikut persyaratan lowongan kerja Tenaga Ahli Publikasi Bappeda DKI Jakarta. 

Syarat umum

  • Memiliki kemampuan komunikasi dan kolaborasi efektif
  • Memiliki kemampuan untuk menyusun dan menyajikan laporan
  • Dapat berbahasa Indonesia dengan baik, lisan maupun tulisan, dan
  • Bersedia menggunakan peralatan pribadi dalam pelaksanaan pekerjaan.

Baca juga: RS PELNI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3-S1, Simak Persyaratannya

Syarat khusus

  • Berpendidikan minimal D3/S1 (diutamakan yang berkaitan dengan jurusan limu Komunikasi atau Desain Grafis
  • Memiliki pengetahuan terkait perkembangan media massa khususnya media sosial, mengikuti perkembangan isu populer di masyarakat
  • Memiliki kemampuan merangkai kata dengan baik dan efisien
  • Kreatif dan memiliki konsep peningkatan kualitas publikasi data dan informasi pembangunan
  • Memiliki kemampuan dasar editing grafis dan video
  • Diutamakan yang berpengalaman bekerja atau terlibat dalam kegiatan publikasi pada instansi pemerintah

Tata cara pendaftaran

Bagi Anda yang berminat dengan posisi Tenaga Ahli Publikasi dapat mengirimkan beberapa dokumen di antaranya, fotokopi Identitas Kewarganegaraan Indonesia seperti Kartu Penduduk (KTP)/Paspor/Surat Keterangan Domisili Tinggal.

Kemudian fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), ijazah sesuai dengan syarat kualifikasi, pas foto berwarna dengan rasio ukuran 4 x 6, daftar riwayat hidup/curiculum Vitae (CV) lengkap dengan nomor telepon dan alamat e-mail, serta portofolio hasil karya yang terkait dengan publikasi melalui media informasi/sosial.

Baca juga: Daftar 8 Instansi yang Buka Lowongan CPNS 2024 Lewat Sekolah Kedinasan

Adapun dokumen tersebut dikirim ke e-mail pbjsubanppedajs@gmail.com. Pengiriman dokumen paling lambat dikirim 6 Mei 2024, pukul 23.59 WIB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Tarif Internet Starlink Vs Provider Lokal, Mana Lebih Murah? Ini Penjelasan Kominfo

Whats New
[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

[POPULER MONEY] Kominfo Bantah Beri Karpet Merah ke Starlink | Ditransfer Uang Pinjol Ilegal, Ini yang Harus Dilakukan

Whats New
Diperintah Jokowi Akusisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Diperintah Jokowi Akusisi Perusahaan Kamboja, Dirut Bulog: Pembicaraan Sudah Dilakukan

Whats New
OJK: Kredit Macet 15 'Fintech Lending' di Atas 5 Persen

OJK: Kredit Macet 15 "Fintech Lending" di Atas 5 Persen

Whats New
Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com