Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Erick Thohir Mau Bentuk Konsorsium BUMN Garap Baterai Kendaraan Listrik

Kompas.com - 13/06/2020, 16:28 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana membentuk konsorsium BUMN untuk menggarap industri baterai kendaraan listrik.

Konsorsium tersebut akan berisi perusahaan-perusahaan pelat merah besar.

“Yang lebih besar lagi mimpi kita, kita sudah membuat konsorsium Pertamina, Telkom, PLN, Inalum untuk mencari solusi energi, yang dalam arti baterai listrik,” ujar Erick dalam diskusi virtual yang diselenggarakan IND Times, Sabtu (13/6/2020).

Baca juga: Dukung Program Mobil Listrik, Pertamina Akan Rambah Bisnis Baterai

Erick menjelaskan, ke depan komponen termahal dalam kendaraan listrik yakni baterainya. Atas dasar itu, dia menginginkan BUMN mengambil peran dalam industri tersebut.

“Ke depan mobil, motor (listrik) yang paling mahal ini baterainya, 50 persen. Ini yang lagi kita coba dalam jangka waktu 10 tahun ke depan,” kata Erick.

Mantan bos Inter Milan itu menambahkan, dia tak ingin dalam industri kendaraan listrik Indonesia hanya menjadi konsumen saja. Sebab, bahan baku untuk industri tersebut tersedia di dalam negeri.

“Supaya, jangan ke depan era baterai listrik kita jadi market lagi. Padahal nikel dari kita, bauksit dari kita. Bagaimana (bisa terwujud) kalau kita enggak ada keberpihakan,” ucap dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com