Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aliran Modal Asing Keluar Kian Deras, Pekan Ini Rp 8,07 Triliun

Kompas.com - 07/04/2024, 10:09 WIB
Rully R. Ramli,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar keuangan RI kembali mencatatkan aliran modal asing keluar atau capital outflow pada pekan ini. Ini melanjutkan pergerakan modal asing di pasar keuangan nasional pada beberapa pekan terakhir.

Bank Indonesia (BI) mencatat, pada periode 1 sampai 4 April 2024 terdapat aliran modal asing keluar sebesar Rp 8,07 triliun. Nilai ini lebih tinggi dari outflow pekan lalu yang sebesar Rp 1,36 triliun.

Aliran modal asing paling deras keluar dari instrumen pasar saham, dengan nilai Rp 5,88 triliun. Kemudian, capital outflow di surat berharga negara (SBN) mencapai Rp 1,41 triilun.

Baca juga: Modal Asing Kembali Cabut dari RI, Pekan Ini Nilainya Rp 1,36 Triliun

Ilustrasi mata uang dollar AS. PIXABAY/PUBLICDOMAINPICTURES Ilustrasi mata uang dollar AS.

Capital outflow juga terjadi di instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), yakni sebesar Rp 780 miliar.

"Berdasarkan data transaksi 1 sampai 4 April 2024, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat jual neto Rp 8,07 triliun," ujar Asisten Gubernur BI, Erwin Haryono, dalam keterangannya, dikutip Minggu (7/4/2024).

Dengan perkembangan tersebut, data setelmen hingga 4 April mencatat, terdapat capital outflow sebesar Rp 34,75 triliun di pasar SBN sejak awal tahun ini (year to date/ytd).

Sementara itu, di instrumen pasar saham terdapat capital inflow dengan nilai akumulatif Rp 23,95 triliun. Lalu, aliran modal asing masuk juga dicatatkam instrumen SRBI, yakni sebesar Rp 19,05 triliun.

Baca juga: Modal Asing Keluar Rp 6,68 Triliun dari Indonesia dalam Sepekan

Seiring dengan perkembangan pasar keuangan pekan ini, premi risiko investasi atau premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun naik ke 73,92 bps dari sebelumnya 72,22 bps pada 29 Maret lalu.

Di sisi lain, untuk tingkat imbal hasil (yield) SBN tenor 10 tahun tercatat turun ke 6,67 persen, kemudian yield US Treasury 10 tahun naik ke 4,309 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com