Salin Artikel

Freddy Widjaya Gugat Pembagian Warisan, Ini Gurita Bisnis Sinar Mas

JAKARTA, KOMPAS.com - Freddy Widjaya, anak Pendiri Sinar Mas Grup Eka Tjipta Widjaja, menggugat hak atas warisan terhadap lima kakak tirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan terdaftar dengan nomor perkara 301/Pdt.G/2020/PN Jkt.Pst terhadap Indra Widjaja, Teguh Ganda Widjaja, Muktar Widjaja, Djafar Widjaja, dan Franky Oesman Widjaja.

Ia meminta pada majelis hakim hak atas pembagian separuh warisan peninggalan sang ayah. Ada 12 perusahaan yang disengketakan dengan total nilai aset sekitar Rp 672,62 triliun.

Kedua belasnya yakni PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR), PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (SMMA), PT Bank Sinar Mas Tbk (BSIM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).

Kemudian, PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR), PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), Sinar Mas Land, PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry, Asia Food and Properties Limited, China Renewable Energy Investment Limited, serta Paper Excellence BV Netherlands.

Dalam petitum, Freddy menyatakan bahwa dirinya dan kelima saudara tirinya merupakan ahli waris yang sah dari almarhum Eka Tjipta.

Oleh sebab itu, ia meminta pembagian warisan masing-masing setengah bagian antara dirinya dengan tergugat.

Kendati demikian, Managing Director Sinar Mas Grup Soeherman Gandi Sulistiyanto mengatakan Freddy sudah mendapatkan bagiannya dalam warisan sesuai dengan surat wasiat Eka Tjipta yang tutup usia pada 26 Januari 2019 lalu.

Menurutnya, gugatan Freddy atas perusahaan-perusahaan dibawah Sinar Mas Grup tidak ada hubungan dengan almarhum Eka Tjipta. Lantaran, Eka Tjipta tidak memiliki saham di perusahaan-perusahaan tersebut.

"Sehingga gugatannya tidak mempunyai dasar hukum. Jadi pada dasarnya Sinar Mas tidak ada sangkut pautnya dalam persoalan keluarga Bapak Eka Tjipta Widjaja dalam kasus gugatan ini," ungkapnya kepada Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

Eka Tjipta Widjaja memang merupakan salah satu pengusaha yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes semasa hidupnya. Pada tahun 2018, ia berada di posisi ketiga orang terkaya di Indonesia.


Eka Tjipta mendirikan Sinar Mas Grup hingga sebesar saat ini bukanlah dengan perjalanan yang mudah. Ia memulai bisnisnya dari kantor kecil yang didirikan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Mengutip beberapa pemberitaan Kompas.com sebelumnya, pria kelahiran Quanzhou, China tersebut bukanlah berasal dari keluarga kaya. Ia bermigrasi ke Indonesia pada 1932 dan jatuh bangun dalam berbinis mulai dari usia 15 tahun.

Kini selama lebih dari 80 tahun Sinar Mas Grup dirintis, gurita bisnis keluarga Eka Tjipta sudah bergerak di beragam sektor yakni mulai dari pulp dan kertas, agribisnis dan pangan, layanan keuangan, pengembang dan real estat, telekomunikasi, serta energi dan infrastruktur.

Eka Tjipta pertama kali mendirikan pabrik minyak goreng Bitung Manado Oil Ltd di Manado pada 1968. Tak lama setelah itu, ia juga membangun PT Kunci Mas di Rungkut, Surabaya.

Kedua pabrik ini menjadi cikal bakal Sinarmas Agribusiness and Food yamg memproduksi minyak goreng Filma dan Kunci Mas.

Kemudian pada 1972, Eka Tjipta mendirikan pabrik kertas bernama PT Tjiwi Kimia yang kemudian bertransformasi menjadi pabrik kertas Sinar Mas.

Pada 1982, Sinar Mas mendirikan PT Internas Artha Leasing Company yang kemudian bertransformasi menjadi PT Sinar Mas Multiartha Tbk. Perusahaan ini berdiri untuk memberikan layanan jasa pembiayaan.

Di tahun yang sama, Sinar Mas mengawali pengelolaan perkebunan kelapa sawit setelah mengakuisisi kebun seluas 10.000 hektar di Sumatera Utara.

Sinar Mas juga mengakuisisi PT Indah Kiat yang memulai produksi awal pada 1984. Sepuluh tahun setelah beroperasi, produksinya mencapai 700.000 pulp per tahun dan 650.000 ton kertas per tahun.

Eka Tjipta juga melebarkan sayap usahanya ke bisnis real estate dengan membangun ITC Mangga Dua, ruko, apartemen lengkap dengan pusat perdagangan. Sementara di Roxy ia membangun apartemen Green View, dan di Kuningan membangun Ambassador.

Sementara di Bekasi, Eka Tjipta juga memiliki proyek Kota Deltamas lengkap dengan kawasan industri Greenland International Industrial Center, dan Grand Wisata.

https://money.kompas.com/read/2020/07/14/115923526/freddy-widjaya-gugat-pembagian-warisan-ini-gurita-bisnis-sinar-mas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampingkan Bisnis Model, Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan Secara Global

Rampingkan Bisnis Model, Unilever Bakal PHK 1.500 Karyawan Secara Global

Work Smart
DPR Minta DJKN 'Pelototi' Pengalihan Aset BLBI Agar Tak Kembali ke Pemilik Lama

DPR Minta DJKN "Pelototi" Pengalihan Aset BLBI Agar Tak Kembali ke Pemilik Lama

Whats New
IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Mengapa Bandara Halim Perlu Direvitalisasi? Ini Jawaban Menhub

Mengapa Bandara Halim Perlu Direvitalisasi? Ini Jawaban Menhub

Whats New
Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

Cara Daftar m-Banking BRI lewat HP, Tanpa Perlu ke Bank

Whats New
[POPULER MONEY] Nasib Warga Kampung Miliarder Tuban | Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

[POPULER MONEY] Nasib Warga Kampung Miliarder Tuban | Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

Whats New
Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar Tradisional Belum Ada, Ini Kata Kemendag

Minyak Goreng Rp 14.000 di Pasar Tradisional Belum Ada, Ini Kata Kemendag

Whats New
Bos PLN Jamin Krisis Batu Bara Tak Akan Terulang Lagi

Bos PLN Jamin Krisis Batu Bara Tak Akan Terulang Lagi

Whats New
Menaker: Tak Punya Kompetensi, PMI Tak Boleh Berangkat ke Luar Negeri

Menaker: Tak Punya Kompetensi, PMI Tak Boleh Berangkat ke Luar Negeri

Whats New
Inti Masalah Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Inti Masalah Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Jokowi hingga Tony Blair Bakal Hadiri Acara Pendahuluan Presidensi B20, Apa yang Dibahas?

Jokowi hingga Tony Blair Bakal Hadiri Acara Pendahuluan Presidensi B20, Apa yang Dibahas?

Whats New
Dana Abadi Beasiswa LPDP Tembus Rp 99 Triliun

Dana Abadi Beasiswa LPDP Tembus Rp 99 Triliun

Whats New
Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tiket Garuda Terkenal Mahal

Whats New
Menteri PUPR Minta Para Insinyur Berpartisipasi Bangun IKN Jadi Kota Masa Depan

Menteri PUPR Minta Para Insinyur Berpartisipasi Bangun IKN Jadi Kota Masa Depan

Whats New
Tunjangannya Rp 127 Juta Per Bulan, Ini Tugas dan Fungsi Sekda DKI

Tunjangannya Rp 127 Juta Per Bulan, Ini Tugas dan Fungsi Sekda DKI

Whats New
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.