Salin Artikel

Blitar Mulai Uji Coba New Normal, Pemerintah Bentuk Tim Pantau

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan melakukan uji coba pemberlakuan PPKM level 1 atau kondisi normal baru di Kota Blitar, Jawa Timur.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Penanganan PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menilai, hal itu dilakukan karena kota tersebut telah memenuhi syarat indikator Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Pemberlakuan kondisi new normal di kota tersebut dilakukan lantaran target cakupan pemberian vaksinasi Covid-19 dosis pertama kepada masyarakatnya mencapai 70 persen.

Sedangkan vaksinasi dosis pertama yang ditujukan bagi orang lanjut usia atau lansia sebesar 60 persen.

"Kami juga membentuk task force yang terdiri dari pakar-pakar dan ahli-ahli dalam bidangnya untuk tinggal beberapa waktu di Blitar, untuk memonitor. Kalau ini nanti berhasil, kita akan kembangkan ke kota-kota lain yang dapat masuk ke level satu," papar Luhut melalui konfrensi pers PPKM secara virtual, Senin (4/10/2021).

Penerapan PPKM level 1 ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal. Untuk mengimbangi hal tersebut, tetap diperlukan tindakan surveillance, testing, tracing, serta peningkatan disiplin protokol kesehatan.

"Pemerintah akan melakukan pengawasan ketat seperti saya singgung tadi, memonitor seluruh kegiatan, aktivitas di wilayah Blitar agar kita dapat merespon ada hal-hal yang dianggap darurat sehingga tidak berkembang dengan liar," ucap Luhut.

Sebagaimana diketahui, selama penerapan PPKM pada 20 September hingga 4 Oktober, pemerintah terus mengevaluasi tiap pekannya.

Sepanjang 2 pekan penerapan PPKM sebelumnya, menunjukkan adanya perbaikan.

Kasus konfirmasi nasional turun 98 persen dan kasus konfirmasi Jawa-Bali juga menunjukan penurunan hingga 98,7 persen dari puncaknya pada 15 Juli lalu.

Tingkat reproduksi efektif di Jawa Bali juga sudah berada di bawah 1, dan khusus untuk Bali masih di angka 1.

Selain itu, jumlah testing yang dilakukan per hari juga mengalami peningkatan sehingga dapat menurunkan tingkat positivity rate kasus Covid-19 yang sudah berada di bawah 1

Syarat minimum cakupan vaksinasi lansia untuk penurunan level PPKM yang diberlakukan sejak 13 September 2021, dinilai mampu meningkatkan kecepatan vaksinasi lansia di Jawa dan Bali secara signifikan.

Hingga 30 September, tingkat vaksinasi dosis 1 untuk Jawa-Bali mencapai 37 persen, naik hampir 5 persen dari jumlah per 13 September.

https://money.kompas.com/read/2021/10/04/171425026/blitar-mulai-uji-coba-new-normal-pemerintah-bentuk-tim-pantau

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.