Salin Artikel

Durasi Pemadaman Listrik Turun Jadi 6 Jam Per Pelanggan

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menjelaskan, berdasarkan kalkulasi yang dilakukan dalam System Average Interuption Frequency Index (SAIFI) PLN, rata-rata frekuensi padam listrik mencapai 4 kali, lebih rendah dari target yang sebanyak 8 kali.

"SAIFI ini seberapa sering mati lampunya. untuk 2021 itu targetnya 8 kali, tapi ternyata bisa mencapai 4 kali. jadi ada perbaikan pelayanan di tingkat PLN, karena (SAIFI) makin kecil artinya semakin bagus," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (18/1/2022).

Di sisi lain, berdasarkan kalkulasi yang dilakukan dalam System Average Interruption Duration Index (SAIDI), tercatat rata-rata durasi padamnya listrik mencapai 6 jam atau lebih rendah dari target yang sebesar 10 jam. Waktu tersebut juga turun dari tahun 2020 yang mencapai 12,72 jam per pelanggan.

"Untuk SAIDI itu targetnya 10 jam, tapi bisa dicapai menjadi 6 jam. Sehingga ini capaian kinerjanya di atas 100 persen," imbuh Rida.

Seiring dengan perbaikan frekuensi dan durasi padam listrik, jumlah pelanggan listrik juga meningkat di sepanjang tahun lalu. Tercatat totalnya mencapai 81.530 pelanggan, atau mencapai 103 persen dari target yang sebanyak 79.187 pelanggan.

Adapun jumlah konsumsi listrik di tahun lalu tercatat sebanyak 1.123 kilowatt-hour (kWh) per kapita, atau mencapai 93,3 persen dari target yang sebesar 1.203 kWh per kapita.

Meski demikian, untuk realisasi penambahan terkait infrastruktur kelistrikan di sepanjang 2021, mayoritas berada di bawah target. Seperti penambahan pembangkit listrik mencapai 1.901,7 mega watt (MW) atau hanya 30,7 persen dari target sebesar 6.187,9 MW.

Selain itu, ada penambahan gardu induk mencapai 7.731 mega volt ampere (MVA) atau 91,4 persen dari target sebesar 8.460 MVA. Sedangkan, penambahan gardu distribusi tercatat mencapai 2.775,4 MVA atau 91,8 persen dari target sebesar 3.022 MVA.

Sementara penambahan transmisi sebanyak 3.820,61 kilo meter sirkuit (kms) atau 80,2 persen dari target sebesar 4.765,9 kms. Serta penambahan jaringan distribusi sebesar 14.480,1 kms atau hanya 33,9 persen dari target sebanyak 42.714 kms.

"Itu semuanya memang menunjukkan capaian yang di bawah target, karena kita mengerti, maklum, bahwa pandemi Covid-19 masih berdampak pada kegiatan. Tapi secara tahun ke tahun, itu tetap selalu ada penambahan, walaupun penambahannya tak sesuai yang kita targetkan," papar Rida.

https://money.kompas.com/read/2022/01/18/180500226/durasi-pemadaman-listrik-turun-jadi-6-jam-per-pelanggan-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.