BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Gojek
Salin Artikel

Bulan Puasa Bikin Boros? Begini Cara Atur Keuangan dengan Efisien

KOMPAS.com – Pada bulan suci Ramadhan, umat Islam diwajibkan berpuasa. Selama sekitar 13 jam, mulai dari matahari terbit hingga terbenam, umat Islam harus menahan diri untuk tidak makan dan minum.

Sebagian orang berpikir bahwa kondisi tersebut akan membantu menghemat pengeluaran atau kebutuhan harian. Namun, jika dihitung, biaya kebutuhan pada Ramadhan cenderung sama dengan hari biasa. Bahkan, terkadang lebih besar.

Hal itu terjadi karena hidangan berbuka dan santap sahur biasanya disiapkan dengan lebih spesial ketimbang makan pada hari lain.

Kemudian, momen Ramadhan juga kerap dimanfaatkan untuk berbuka puasa bersama keluarga dan kerabat. Hal ini berpotensi meningkatkan pengeluaran bulanan.

Agar tidak boros dan kantong seakan ikut “berpuasa” selama Ramadhan, Anda dapat mengatur pengeluaran dengan tip berikut.

1. Pahami kondisi finansial

Pandemi Covid-19 turut memengaruhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama pandemi, kebutuhan primer bertambah dengan biaya kesehatan, seperti pembelian masker, suplemen vitamin, hand sanitizer, dan sabun cuci tangan.

Biaya tersebut berpotensi bertambah dengan kebutuhan baru selama Ramadhan. Oleh sebab itu, kamu perlu mengecek kondisi finansial secara keseluruhan.

Catat semua kebutuhan, termasuk cicilan, tabungan, dan dana darurat. Pastikan sumber pendapatan bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Pastikan pula kondisi keuangan tetap aman setelah Ramadhan dan Lebaran.

Dengan mengetahui kondisi keuangan secara nyata, kamu dapat menyusun alokasi kebutuhan Ramadhan secara tepat.

2. Aktif mencatat pengeluaran

Mencatat pengeluaran setiap hari dapat membantu kamu memahami arus kas (cash flow) secara detail.

Melalui catatan itu, kamu bisa memonitor jumlah uang yang dikeluarkan. Dengan begitu, pengeluaran yang melebihi anggaran bulanan dapat dihindari.

Agar tersusun rapi, kamu perlu disiplin mengalokasikan waktu untuk mencatat pengeluaran. Sebagai contoh, pada malam hari seusaitelah salat Tarawih.

3. Bijak dalam mengeluarkan uang

Berkaca pada catatan pengeluaran yang dibuat, kamu pun bisa mengeluarkan uang secara bijak dan menentukan skala prioritas.

Beberapa pengeluaran yang diperlukan pada hari biasa, misalnya membeli camilan atau hangout dengan teman, bisa kamu kesampingkan sementara pada Ramadhan.

Pengeluaran tersebut dapat kamu alihkan untuk kebutuhan lain, seperti bersedekah dan membayar zakat fitrah.

4. Manfaatkan promo

Untuk menghemat pengeluaran selama Ramadhan, kamu juga bisa memanfaatkan promo ketika berbelanja, misalnya promo dari GoPay.

Pada Ramadhan kali ini, GoPay memberikan berbagai promo berupa diskon dan cashback hingga 90 persen.

Salah satunya, cashback hingga 70 persen ketika bertransaksi di ratusan merchant GoPay, mulai dari membeli skin game hingga berinvestasi reksa dana di GoInvestasi, Bibit, dan Pluang.

Selain itu, ketika berbelanja kebutuhan Ramadhan melalui Tokopedia menggunakan GoPay, kamu juga bisa mendapatkan cashback hingga 90 persen.

Cashback hingga Rp 15.000 pun bisa kamu dapatkan saat berbelanja kebutuhan harian menggunakan GoPay.

Kamu juga bisa menghemat pengeluaran ketika membeli menu untuk berbuka dan sahur lewat GoFood. Dengan pilihan pembayaran menggunakan GoPay, kamu bisa mendapatkan diskon hingga 35 persen.

Kemudian, kamu juga tetap bisa berhemat ketika menghadiri undangan buka puasa bersama teman, keluarga, atau kerabat.

Pasalnya, kamu bisa mendapatkan cashback hingga 90 persen bila membayar layanan transportasi GoCar dan GoRide dengan GoPay.

Seluruh promo tersebut bisa kamu nikmati mulai 28 Maret 2022 hingga 31 Mei 2022.
Informasi lengkap mengenai berbagai promo yang dihadirkan GoPay dapat kamu temukan pada tautan berikut.

https://money.kompas.com/read/2022/04/02/110000826/bulan-puasa-bikin-boros-begini-cara-atur-keuangan-dengan-efisien

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Beli Minyakita Pakai KTP Itu Terlalu Ribet'

"Beli Minyakita Pakai KTP Itu Terlalu Ribet"

Whats New
Minyakita Langka, Dewan Minyak Sawit Duga Produsen Sengaja Tidak Produksi

Minyakita Langka, Dewan Minyak Sawit Duga Produsen Sengaja Tidak Produksi

Whats New
Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air di Nduga Belum Diketahui Pasti

Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air di Nduga Belum Diketahui Pasti

Whats New
Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Segera Daftar, PT Pegadaian Masih Buka Lowongan Kerja

Work Smart
IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diproyeksi Tertekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Investor Asing Kembali Catat 'Net Buy', Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Investor Asing Kembali Catat "Net Buy", Ini Saham-saham yang Paling Diminati

Earn Smart
Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Pesawat Susi Air Dibakar KKB, Lapangan Terbang Paro di Nduga Ditutup Sementara

Whats New
Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Gaji UMK atau UMR Lamongan 2023 Terbaru

Work Smart
Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk 'Top Up'

Saldo Kurang Saat Bayar Tol MLFF, Pengendara Diberikan Waktu 2 Jam untuk "Top Up"

Whats New
Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Info Gaji UMK atau UMR Banyuwangi Tahun 2023 Terbaru

Work Smart
Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Bandingkan Defisit APBN RI dengan Negara Maju, Kemenkeu: Cukup Baik

Whats New
Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Mendag Bikin Aturan: Beli MinyaKita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP

Whats New
Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Pembangunan Dilanjutkan, LRT Jakarta Akan Terhubung ke Manggarai, MRT Bakal sampai Bekasi

Whats New
Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Menhub: LRT Velodrome-Manggarai Ditargetkan Rampung di September 2024

Whats New
3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

3 Strategi Kemenperin Kejar Target Transaksi Belanja Produk Dalam Negeri Rp 250 Triliun

Rilis
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.