Salin Artikel

Kejahatan Perbankan Meningkat, Mitigasi dari Sisi Teknologi Makin Diperlukan

Nilo Zantua, Senior Vice President dan Chief Technology Officer RCBC menceritakan, selama masa pandemi Covid-19, bank ini memperkuat Teknologi Risiko Perusahaan untuk mengurangi ancaman penipuan secara tepat waktu (realtime). Misal, dengan mengidentifikasi pola yang mencurigakan dan memantau transaksi secara real-time.

Bank ini juga memitigasi transaksi penipuan dan anti pencucian uang (AML). Serta mitigasi tipologi kejahatan finansial Covid-19 dengan lebih baik, seperti begal uang, pass through account, scam, akses akun tidak sah, pendanaan teroris, eksploitasi anak secara online, dan tipologi pencucian uang lainnya.

Dengan diperkuat oleh GBG (pakar dalam layanan lokasi digital, verifikasi identitas dan perangkat lunak penipuan), RCBC dapat menerapkan pemantauan waktu real-time dengan alat pembelajaran mesin (machine learning).

RCBC juga mengintegrasikan kemampuan ini dengan transaksi ATM dan kartu untuk memantau penipuan secara mendekati real-time.

"GBG telah membantu kami menerapkan kemampuan teknologi penipuan yang telah mempercepat transformasi digital perusahaan. Kemitraan kami dengan GBG telah mengubah sistem manajemen risiko penipuan yang ada dan menyediakan kemampuan pemantauan waktu secara real-time untuk bisa mendeteksi transaksi mencurigakan dan penipuan dari saluran digital kami dan mengotomatiskan tindakan responsif 24/7,” kata Nilo Zantua melalui keterangannya, Senin (8/8/2022).

Ia menambahkan, RCBC melihat peningkatan yang signifikan dan peningkatan tingkat deteksi penipuan sebanyak 3 kali lipat sejak bekerja sama dengan GBG.

"Hal ini tidak hanya mengurangi eksposur kami terhadap risiko penipuan dan AML, tetapi sebagai sebuah organisasi, kemampuan kami saat ini telah memberikan semacam jaminan kepada pelanggan dan mitra kami, di mana para pelaku ancaman penipuan selalu datang dengan cara baru dan canggih untuk melakukan kejahatan penipuan keuangan saat ini,” lanjut Nilo Zantua.


Kerja sama apik RCBC dan GBG mendapatkan penghargaan dari The Asian Banker, sebagai pemenang di Penghargaan Implementasi Teknologi Risiko 2022 untuk Penerapan Teknologi Risiko Penipuan Terbaik.

The Asian Banker sendiri menyelenggarakan program penghargaan ini dibawah pengawasan Financial Technology Innovation Awards sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian luar biasa dan praktik terbaik dalam penerapan teknologi risiko oleh lembaga keuangan dan mitra IT mereka di Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.

Dev Dhiman, Managing Director, APAC GBG mengatakan perusahaannya telah melayani lebih dari 20.000 pelanggan di 70 negara, termasuk bank papan atas dan fintech di Asia Pasifik.

"Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kami untuk memberikan layanan mulus tanpa gesekan untuk solusi risiko penipuan dan aktivasi secara real-time dalam membantu mengelola kejahatan keuangan yang mungkin muncul di masa depan secara lebih baik," katanya.

https://money.kompas.com/read/2022/08/08/201742326/kejahatan-perbankan-meningkat-mitigasi-dari-sisi-teknologi-makin-diperlukan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Ini Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Ekonomi Baru Bursa Efek Indonesia

Whats New
RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

RUU EBT Atur Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Whats New
Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Pengusaha: Bukan soal Angka Upah, tapi Perubahan Regulasi yang Ganggu Iklim Investasi

Whats New
Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Kemenko Perekonomian: Jumlah Startup Indonesia Peringkat 6 Besar Dunia

Whats New
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.