Salin Artikel

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

“Saat ini kami melihat risiko resesi terhadap Indonesia relatif minim, karena pemulihan konsumsi domestik memberi bantalan bagi Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global,” kata Samuel dalam siaran pers, Rabu (17/8/2022).

Samuel menjelaskan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini berbeda dengan kondisi di kawasan negara maju yang cenderung mengalami perlambatan. Indonesia berada pada siklus pemulihan ekonomi didukung pembukaan kembali ekonomi yang suportif bagi pertumbuhan konsumsi domestik.

“Berbagai data seperti penjualan otomotif, keyakinan konsumen, dan pertumbuhan kredit terus menunjukkan pemulihan sepanjang tahun ini. Dari sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terus menurun mengindikasikan penyerapan kerja yang membaik,” ungkap dia.

Di sisi lain, dari data pertumbuhan ekonomi mengafirmasi momentum pemulihan ini dimana ekonomi tumbuh 5,44 persen YoY di kuartal dua 2022, naik dari 5,01 persen di kuartal pertama.

Menurut dia, meskipun inflasi umum meningkat mendekati 5 persen, namun inflasi inti yang merupakan acuan kebijakan Bank Indonesia, tetap terjaga di 2,86 persen per bulan Juli. Dengan inflasi inti yang masih terjaga maka memang belum ada urgensi bagi BI untuk menaikkan suku bunga sejauh ini.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah merupakan salah satu nilai tukar dengan kinerja terbaik di Asia tahun ini, walau BI belum menaikkan suku bunga, mengindikasikan keyakinan pasar terhadap kredibilitas kebijakan moneter BI.

Dia menjelaskan, BI juga memiliki alat kebijakan selain suku bunga untuk menyerap likuiditas domestik, seperti melalui kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM). Sepanjang tahun ini GWM sudah naik dari 3,5 persen menjadi 7,5 persen di Juli.

“Jadi sebetulnya pengetatan kebijakan moneter sudah dilakukan secara gradual sepanjang tahun ini. Namun seiring dengan pemulihan ekonomi, kami melihat inflasi inti akan naik secara gradual sehingga BI berpotensi menaikkan suku bunga ke level 4,0 persen hingga - 4,25 persen tahun ini,” lanjut Samuel.

https://money.kompas.com/read/2022/08/18/104000426/ekonomi-global-melambat-analis--indonesia-minim-risiko-resesi

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.