Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

[POPULER MONEY] BUMN Bakal Sediakan 80.000 Kuota Mudik Gratis Lebaran | Kata Google soal Aturan Baru "Publisher Rights"

1. BUMN Bakal Sediakan Mudik Gratis Lebaran 2024, Kuota 80.000 Orang

Mudik gratis bersama BUMN akan kembali digelar untuk Idulfitri atau Lebaran 2024. Kuota mudik yang disiapkan pun mencapai 80.000 orang.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, jumlah kuota itu lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Adapun pada Lebaran 2023 kuota mudik gratis bersama BUMN sebanyak 65.603 orang.

"Mudik gratis ada. Kuotanya kita tambah, tahun ini 80.000," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2024).

Ia menuturkan, nantinya mudik gratis ini akan tersedia dalam beberapa moda transportasi, yakni kereta, bus, dan kapal laut.

"Iya (semua moda transportasi tersedia), kecuali pesawat," sebut Arya.

Selengkapnya klik di sini.

2. Jepang dan Inggris Resesi, Sri Mulyani: Memang Ekonomi Mereka Sudah Lemah

Perekonomian sejumlah negara maju mengalami perlambatan hingga pengujung tahun lalu. Bahkan, perekonomian Jepang dan Inggris telah resmi masuk ke dalam jurang resesi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perekonomian negara maju, khususnya yang berada di kawasan Eropa, memang sudah mengalami tekanan berat dari konflik antara Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan.

Efek rembetan yang timbul dari konflik tersebut telah membuat perekonomian negara maju "lemah".

"Negara maju yang seperti anda sebutkan, yang mengalami resesi, ya memang mereka sudah cukup lemah," kata dia ditemui di St. Regis, Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Bendahara negara bilang, perlambatan ekonomi yang dialami oleh Jepang, Inggris, dan negara maju lainnya sudah diprediksi oleh berbagai lembaga keuangan internasional.

Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) memang memprediksi, laju pertumbuhan ekonomi negara maju akan melambat pada 2023 dan 2024.

Selengkapnya klik di sini.

3. Google Buka Suara soal Aturan "Publisher Rights" yang Disahkan Jokowi

Presiden Jokowi resmi mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Rights. Perpres tersebut diteken Jokowi hari ini, Selasa (20/2/2024) dan akan mulai berlaku 6 bulan sejak ditetapkan.

Perpres ini bertujuan mengatur tanggung jawab perusahaan platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas agar berita yang merupakan karya jurnalistik dihormati dan dihargai kepemilikannya secara adil dan transparan.

Peraturan tersebut merupakan jawaban atas keluhan perusahaan pers atas menurunnya pendapatan iklan media massa sejak masifnya perkembangan platform digital.

Google Indonesia menegaskan komitmennya terhadap implementasi atas perpres publisher rights di Indonesia.

Perusahaan asal Amerika Serikat itu akan segera mempelajari detail peraturan yang telah disahkan Jokowi itu.

“Kami memahami pemerintah telah mengesahkan peraturan tentang penerbit berita, dan kami akan segera mempelajari detailnya," tulis perwakilan Google dikutip dari Kontan.

Selengkapnya klik di sini.

4. Harga Beras dan Cabai Melambung, Bagaimana Dampaknya ke Inflasi?

Senior Economist PT Mirae Asset Sekuritas Rully Wisnubroto mengatakan, inflasi bisa mengalami kenaikan akibat meningkatnya harga beras hingga cabai belakangan ini.

“Inflasi bisa terjadi, karena saat ini ada kenaikan haga seperti beras hingga cabai. Tapi, dari bulan Januari itu masih relatif stabil sebenarnya dan arahnya sudah menurun,” kata Rully di Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Sementara itu, core inflation yang menjadi fokus dari Bank Indonesia dalam beberapa bulan terakhir sudah berada di bawah 2 persen, dan ini menunjukkan demand di dalam negeri sedang lemah.

“Kalau kita lihat trennya terjadi penurunan core inflasi ketika ekonomi cenderung berada di dalam perlambatan. Kemarin di bawah 2 persen, dan terjadi resesi yang disebabkan oleh pandemi,” ujarnya.

“Kalau kita lihat yang menjadi perhatian itu adalah harga bahan makanan, beras sudah di kisaran Rp 15.400 bahkan. Sementara ada kenaikan kembali dari cabai merah, sementara lainnya relatif tidak mengalami kenaikan,” lanjutnya.

Selengkapnya klik di sini.

5. Subsidi Energi Diutak Atik demi Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran, Ekonom: Masyarakat Akan Teriak...

Efisiensi subsidi energi menjadi salah satu rencana tim pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk menjalankan program makan siang gratis.

Adapun biaya program makan siang gratis untuk anak-anak tersebut tidak sedikit yaitu Rp 400 triliun per tahun.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah mengatakan, sebaiknya tim Prabowo-Gibran tidak mengganggu subsidi energi demi memuluskan program makan siang gratis tersebut.

Piter mengatakan, subsidi energi berkaitan erat dengan masyakarat kecil yang sangat membutuhkan bantuan pemerintah.

"Ini akan jadi proyek strategis bagi paslon nomor urut 2 dan mereka akan berupaya mencari semua sumber, tapi sebaiknya tidak dari subsidi energi ya karena akan menimbulkan gejolak, masyarakat kecil akan langsung protes itu," kata Piter saat dihubungi Kompas.com, Rabu (21/2/2024).

Selengkapnya klik di sini.

https://money.kompas.com/read/2024/02/22/050000626/-populer-money-bumn-bakal-sediakan-80.000-kuota-mudik-gratis-lebaran-kata

Terkini Lainnya

Penurunan Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Indonesia Berpotensi Tertahan

Penurunan Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Indonesia Berpotensi Tertahan

Whats New
Gaji ke-13 untuk Pensiunan Cair Mulai 3 Juni 2024

Gaji ke-13 untuk Pensiunan Cair Mulai 3 Juni 2024

Whats New
Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Masuk ke Beberapa Indeks Saham Syariah, Elnusa Terus Tingkatkan Transparansi Kinerja

Whats New
Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-'grounded' Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Pesawat Haji Boeing 747-400 Di-"grounded" Pasca-insiden Terbakar, Garuda Siapkan 2 Armada Pengganti

Whats New
ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

ASDP Terus Tingkatkan Peran Perempuan pada Posisi Tertinggi Manajemen

Whats New
Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Jaga Loyalitas Pelanggan, Pemilik Bisnis Online Bisa Pakai Strategi IYU

Whats New
Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Bulog Targetkan Serap Beras Petani 600.000 Ton hingga Akhir Mei 2024

Whats New
ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

ShariaCoin Edukasi Keuangan Keluarga dengan Tabungan Emas Syariah

Whats New
Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Insiden Kebakaran Mesin Pesawat Haji Garuda, KNKT Temukan Ada Kebocoran Bahan Bakar

Whats New
Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Kemenperin Pertanyakan Isi 26.000 Kontainer yang Tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak

Whats New
Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Tingkatkan Akses Air Bersih, Holding BUMN Danareksa Bangun SPAM di Bandung

Whats New
BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

BEI: 38 Perusahaan Antre IPO, 8 di Antaranya Punya Aset di Atas Rp 250 Miliar

Whats New
KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

KAI Services Buka Lowongan Kerja hingga 25 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Anggaran Pendidikan di APBN Pertama Prabowo Capai Rp 741,7 Triliun, Ada Program Perbaikan Gizi Anak Sekolah

Whats New
Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada 'Pertek' Tak Ada Keluhan yang Masuk

Bantah Menkeu soal Penumpukan Kontainer, Kemenperin: Sejak Ada "Pertek" Tak Ada Keluhan yang Masuk

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke