PERBANKAN

Maybank Bentuk Perusahaan Lokal di Kamboja

Kompas.com - 06/04/2012, 00:07 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAs.com - Maybank menegaskan lagi komitmen jangka panjangnya di Kamboja, dengan membentuk perusahaan lokal dari operasionalnya di Kamboja.

Maybank juga memasang target untuk menjadi 5 bank terbesar di Kamboja, selambat-lambatnya tahun 2015.

Peluncuran perusahaan baru itu diresmikan oleh Gubernur Bank Sentral (National Bank) Kamboja, HE Dr Chea Chanto, dengan disaksikan Perdana Menteri Kamboja HE Samdech Hun Sen, dan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohd Najib Tun Razak, di Pnom Penh, Kamboja, Rabu (4/4/2012).

Siaran pers yang diterima Kompas, Kamis (5/4/2012), menyebutkan, peresmian di tengah Forum 9th Asean Leadership itu dihadiri Chairman Maybank Tan Sri Dato' Megat Zaharuddin dan Presiden & CEO Dato' Sri Abdul Wahid Omar.

Maybank pertama kali membuka cabang di Kamboja pada tahun 1993. Saat ini, bank yang berpusat di Malaysia itu sudah memiliki 3 cabang di Kamboja.

Dato' Sri Abdul Wahid Omar mengatakan, penggabungan usaha tersebut akan menjadi babak baru bagi Grup Maybank.

"Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi kami untuk mengembangkan operasional di dalam negeri dan regional sejalan dengan visi kami menjadi pemimpin jasa keuangan regional," katanya. 

Berdasarkan jumlah aset, Maybank Kamboja sekarang pada peringkat 7, di antara 33 bank yang beroperasi di Kamboja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.