Pengembalian Dana Elnusa Rp 111 Miliar Tergantung BI

Kompas.com - 30/04/2012, 19:54 WIB
Penulis Orin Basuki
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com -- Bank Indonesia (BI) berperan sentral dalam upaya penyelesaian kasus penggelapan dana deposito milik PT Elnusa Tbk senilai Rp 111 miliar dari Bank Mega. Peran BI penting karena eksekusi putusan pengadilan yang mengharuskan Bank Mega mengembalikan dana tersebut, hanya bisa didorong dengan keterlibatan bank sentral sebagai pengawas perbankan di Indonesia.

Demikian diungkapkan kuasa hukum Elnusa Dodi S Abdulkadir di Jakarta, usai menyampaikan salinan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan per 22 Maret 2012 kepada BI, Senin (30/4/2012).

PN Jakarta Selatan memutuskan, Bank Mega harus mengembalikan dana Elnusa sebanyak Rp 111 miliar, plus bunga enam persen per tahun, terhitung sejak ditetapkannya putusan hingga berkekuatan hukum tetap.

Belakangan, Bank Mega mengajukan banding atas putusan PN Jakarta Selatan tersebut, sehingga putusan hakim belum dapat dieksekusi. Bank Mega melakukan banding ke pengadilan tinggi karena putusan PN Jakarta Selatan atas perkara perdata itu bertentangan dengan putusan vonis pidana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung beberapa waktu sebelumnya.

Pengadilan Tipikor Bandung memutuskan, yang bersalah adalah oknum Bank Mega, bukan Bank Mega sebagai institusi. Namun, pada Mei 2011, BI telah menetapkan, Bank Mega bersalah. Atas dasar itu, BI memerintahkan Bank Mega menempatkan dana yang dipersengketakan dalam sebuah rekening yang netral. Namun, pihak Elnusa menilai sanksi BI ini tidak pernah dilaksanakan. Atas dasar itulah, Dodi mendatangi BI, yakni mendesak BI memerintahkan Bank Mega untuk segera mencairkan escrow account (rekening perantara yang dipakai untuk menyimpan dana).

"BI harus mengambil langkah untuk mencairkan escrow account Rp 111 miliar tersebut, karena persidangan melalui dokumen yang sah sudah memutuskan jika uang Elnusa ada di bank Mega," katanya.

Menurut Dodi, Elnusa menilai campur tangan BI sebagai otoritas moneter dan pengawas perbankan sangat diperlukan dalam kasus ini. "Perlindungan dana nasabah dan kepercayaan nasabah kepada perbankan nasional, seharusnya menjadi pertimbangan bank sentral, daripada hanyut dalam irama Bank Mega yang berlindung di balik putusan inkracht (putusan hukum tetap)," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

Cara Tarik Tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart

Whats New
Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

Syarat dan Cara Transfer Uang lewat Alfamart dengan Mudah

Spend Smart
BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

BTN Incar KPR Senilai Rp 2,5 Triliun Selama Pameran Perumahan IPEX 2022

Rilis
Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Literasi Keuangan Masih Rendah, OneAset Tawarkan Edukasi Investasi Lewat Aplikasinya

Rilis
Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Apa Itu Devisa: Definisi, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Sumbernya

Earn Smart
Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

Sambut HUT Ke-77 RI, TikTok Gelar TikTok Shop For Your Fashion Khusus untuk Brand Fesyen Lokal

BrandzView
Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Simak Cara Transfer DANA ke Bank BRI, BNI, dan Mandiri dengan Mudah

Spend Smart
Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

Biaya Transfer Antarbank di Livin’ by Mandiri Hanya Rp 77, Catat Tanggalnya

Spend Smart
Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

Mendag: Orang Indonesia Kalau Diskon Suka Ambil Uang Belanja...

Whats New
Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

Sandiaga Uno: Harga Tiket Pesawat Mahal Harus Kita Sikapi dengan Penuh Kewaspadaan

Whats New
Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Jumlah Pengguna Naik, Volume Transaksi BNI Direct Terkerek Jadi Rp 2.587 Triliun

Whats New
Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry Kerja Sama Pemanfaatan Pelabuhan Ajibata dan Ambarita

Whats New
Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Lowongan Kerja Kemenag 2022 untuk Lulusan MA/SMA, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

Hasil Riset SMB Pulse Index Mekari: Digitalisasi Tingkatkan Resiliensi UMKM Hadapi Gejolak Ekonomi

BrandzView
Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Pasca IPO, Klinko Mulai Genjot Pasar Ekspor

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.