Angan Menghadirkan Kereta Peluru Bebas Hambatan

Kompas.com - 05/05/2012, 08:35 WIB
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - China Railway High-Speed atau Bullet Train (Kereta Peluru) bergerak sangat cepat, 250 kilometer per jam. Kereta yang bentuknya terinspirasi dari pedang China kuno itu mampu menempuh jarak 1.318 kilometer, Beijing- Shanghai, dalam tempo lima jam.

Padahal, jarak itu sebanding dengan dua kali jarak tempuh Surabaya-Jakarta. Dengan kereta api kelas eksekutif yang dikelola PT Kereta Api Indonesia saat ini, Surabaya-Jakarta ditempuh selama 11-12 jam.

”Selain keretanya cepat, infrastrukturnya juga sangat mendukung. Rel kereta api dibuat di jalan layang dan bebas hambatan, tanpa ada pintu-pintu perlintasan,” kata Dicky Setyo Novantoro, karyawan PT KAI.

Pada 10-14 Maret 2012, PT KAI mengirim 82 karyawan berprestasi untuk mengikuti studi banding ke Beijing dan Shanghai, China, bertema ”Melihat China dalam Perspektif Perkeretaapian”. Para karyawan itu terdiri dari berbagai latar belakang bidang, antara lain kepala stasiun, pengawas rel, penjaga terowongan, operator, dan perbengkelan.

Selain berwisata, mereka berkesempatan menjajal kereta listrik cepat CRH380 G11 dari Stasiun Beijing Utara menuju Stasiun Shanghai Hong Qiao. Harga tiket kereta listrik cepat itu 555-1.750 yuan atau sekitar Rp 777.000-Rp 2.450.000, tergantung kelasnya.

CRH berangkat dari Beijing pada pukul 08.00 dan sampai di Shanghai pukul 13.00. Perjalanan kereta enam gerbong dengan dua lokomotif depan dan belakang itu sangat nyaman.

Dari dalam CRH berkonstruksi material plastik dan fiber karbon tersebut suara bising di luar tidak terdengar. Begitu juga suara perpaduan antara roda dengan rel hanya lamat-lamat terdengar.

Penumpang juga tidak berdesak-desakan karena tempat duduk cukup lebar dan tertata rapi. Tiga tempat duduk di bagian kiri dan dua tempat duduk di bagian kanan.

”Saking nyamannya saya tidak merasa kalau kereta ini berjalan cepat,” kata Ugeng Yudi Prasetyo sembari melihat monitor petunjuk kecepatan CRH yang berada di setiap gerbong.

CRH dikelola China South Locomotive and Rolling Stock Corporation Limited (CSR). Dalam catatan CSR, CRH380 jenis terbaru itu membukukan kecepatan 486 kilometer per jam saat uji coba pada 2011. Kereta itu mengungguli kecepatan kereta peluru sebelumnya, CRH2 yang membukukan kecepatan maksimal 280 kilometer per jam.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

E-Toll Akan Diganti Sistem MLFF, Jasa Marga: Kami Masih Tunggu Pemerintah

E-Toll Akan Diganti Sistem MLFF, Jasa Marga: Kami Masih Tunggu Pemerintah

Whats New
Bahlil: Tesla, LG hingga Foxconn Berencana Bangun Pabrik di Batang, Jawa Tengah

Bahlil: Tesla, LG hingga Foxconn Berencana Bangun Pabrik di Batang, Jawa Tengah

Whats New
Pertagas Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2021, Laba Bersih Capai 127,2 Juta Dollar AS

Pertagas Catatkan Kinerja Positif Sepanjang 2021, Laba Bersih Capai 127,2 Juta Dollar AS

Rilis
Tak Naikkan BBM, Menkeu: Kas Pertamina Sudah Defisit Rp 35,28 Triliun

Tak Naikkan BBM, Menkeu: Kas Pertamina Sudah Defisit Rp 35,28 Triliun

Whats New
Rampung Pertengahan 2023, Pembangunan Makassar New Port Sudah Capai 86,9 Persen

Rampung Pertengahan 2023, Pembangunan Makassar New Port Sudah Capai 86,9 Persen

Whats New
Apa Itu Kartu Kredit: Definisi, Untung Rugi, dan Syarat Memilikinya

Apa Itu Kartu Kredit: Definisi, Untung Rugi, dan Syarat Memilikinya

Whats New
E-Toll Bakal Digantikan MLFF, BRI: Mempengaruhi Kinerja Brizzi

E-Toll Bakal Digantikan MLFF, BRI: Mempengaruhi Kinerja Brizzi

Whats New
Kejar Target Diresmikan Juni 2022, Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing Dikebut

Kejar Target Diresmikan Juni 2022, Pengerjaan Tol Cibitung-Cilincing Dikebut

Whats New
Lengkap, Ini Rincian Biaya Haji 2022 per Embarkasi

Lengkap, Ini Rincian Biaya Haji 2022 per Embarkasi

Spend Smart
Anggaran Bansos APBN 2022 Naik Rp 18,6 Triliun, Totalnya Jadi Rp 431,5 Triliun

Anggaran Bansos APBN 2022 Naik Rp 18,6 Triliun, Totalnya Jadi Rp 431,5 Triliun

Whats New
Cara Membuat SKCK Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Spend Smart
Calon Investor Bertambah, Wanaartha Life Belum Sampaikan Skema Pembayaran

Calon Investor Bertambah, Wanaartha Life Belum Sampaikan Skema Pembayaran

Whats New
Tunda Rencana IPO 2 Anak Usaha, Pelindo: Kami Masih Punya Dana Besar

Tunda Rencana IPO 2 Anak Usaha, Pelindo: Kami Masih Punya Dana Besar

Whats New
Cerita Penjual Masker Pasar Pramuka: Dulu Sehari Bisa Jual Berkarton-karton, Kini 10 Boks Saja Sudah Lumayan...

Cerita Penjual Masker Pasar Pramuka: Dulu Sehari Bisa Jual Berkarton-karton, Kini 10 Boks Saja Sudah Lumayan...

Work Smart
Disetujui Jokowi, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik

Disetujui Jokowi, Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Bakal Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.