Kompas.com - 02/11/2012, 15:22 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Indonesia secara prinsip menyetujui rencana pengembangan lanjutan gas alam cair (LNG) Tangguh yang berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat. Lapangan Tangguh itu dioperatori British Petroleum.

Demikian siaran pers yang diterima Kompas, Jumat (2/11/2012), di Jakarta. Persetujuan itu diumumkan Perdana Menteri David Cameron di London, seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Acara itu dihadiri Chief Executive BP Group Bob Dudley dan Presiden BP Asia Pasifik William Lin.

Pada awal September lalu, BP mengajukan rencana pengembangan lanjutan train 3 Tangguh ke Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas. Persetujuan rencana itu merupakan tahap penting dalam mempersiapkan keputusan akhir investasi untuk ekspansi ini, yang diperkirakan tuntas pada tahun 2014.

Proyek untuk train 3 ini ditargetkan bisa beroperasi secara komersial pada train baru paling lambat tahun 2018. Total investasi untuk train 3 proyek Tangguh itu diperkirakan mencapai 12 miliar dollar AS (7,5 miliar poundsterling).

"Perjanjian ini dengan nilai investasi 7,5 miliar poundsterling merupakan berita besar bagi BP selaku salah satu investor asing terbesar di Indonesia," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.