Kompas.com - 17/05/2013, 14:25 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Baru saja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) aktif berkegiatan pada masa sidang kali ini. Namun, Komisi VII DPR tiba-tiba memutuskan pergi melawat ke tiga negara. Padahal, saat ini pemerintah berencana menggodok rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Lalu, bagaimana nasib pembahasan BBM jika komisi mitra kerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ini terbang ke luar negeri?

Wakil Ketua Komisi VII Achmad Farial mengatakan, kunjungan kerja itu tidak akan menghambat rencana kenaikan harga BBM. "Tidak akan terganggu karena kan bertahap. Tidak semuanya sekaligus," ujar Farial saat dihubungi, Jumat (17/5/2013).

Adapun kunjungan akan dilakukan bertahap dimulai dari China (14-19 Mei), Norwegia (19-25 Mei), dan Selandia Baru (30 Juni-4 Juli). Sebanyak 22 anggota Komisi VII akan ikut dalam kunjungan itu, sementara 6 orang lainnya adalah staf ahli.

Kunjungan dilakukan atas undangan dari Dewan Energi Nasional (DEN) untuk menyusun Rancangan Kebijakan Energi Nasional (R-KEN) untuk ditetapkan oleh pemerintah dengan persetujuan DPR.

Selain itu, Farial juga mengungkapkan, tugas Komisi VII cenderung lebih mudah dalam mempersiapkan kebijakan kenaikan harga BBM. "Ini tidak sulit karena tugas Komisi VII hanya persiapkan perubahan ICP, ubah kuota subsidi, dan perubahan lifting," kata Farial.

Saat ini, lanjut Farial, Komisi VII masih menunggu surat resmi dari pemerintah. Jika pemerintah sudah menyampaikan surat resminya, maka Komisi VII baru akan membahas mekanisme kenaikan harga BBM. "Paling lama kalau surat sudah diterima yakni 2-3 minggu," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.