Darmin: Akses Masyarakat ke Perbankan Sangat Rendah

Kompas.com - 22/08/2013, 16:34 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Akses masyarakat terhadap perbankan di tanah air dinilai masih rendah. Hal ini bisa terlihat dari rasio pemberian kredit terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB).

Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Darmin Nasution mengatakan, masyarakat yang belum terkena akses ke perbankan ini terutama di kalangan masyarakat terisolir. Bagaimanapun, masyarakat Indonesia memang banyak berada di pelosok yang belum terjangkau perbankan.

"Indonesia memiliki kelemahan ekonomi dalam akses dan kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan sektor jasa keuangan. Bukan hanya lemah tapi sangat lemah," kata Darmin saat memberi sambutan Sosialisasi Undang-undang nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis (22/8/2013).

Ia mencatat, rasio kredit terhadap PDB masyarakat Indonesia hanya sekitar 32 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibanding negara-negara sekawasan seperti di Malaysia dan Thailang yang sudah mencapai 110 persen.  Sementara rasio kredit terhadap PDB China telah menembus 140 persen.

Darmin sempat menganggap bahwa sebelumnya rasio kredit terhadap PDB China ini akan sama dengan rasio dari Indonesia.

Darmin mengharapkan dengan upaya bank sentral yang ingin mewujudkan perbankan inklusif, maka akan meningkatkan rasio kredit terhadap PDB, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap perbankan di tanah air.

Sebelumnya, bank sentral juga pernah merilis layanan transfer uang melalui nomor telepon. Layanan ini bekerjasama dengan tiga operator besar di Indonesia yaitu XL, Indosat dan Telkomsel. Harapannya, masyarakat pelosok bisa menerima maupun mengirim uang ke manapun tanpa perlu ke bank secara cepat dan mudah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.