Kompas.com - 12/09/2013, 14:45 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko


JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku bisa kerja di mana saja. Ia bahkan mengaku tidak pernah duduk di meja kerjanya di lantai 19 Kementerian BUMN.

Tadi pagi, selepas olahraga rutin di lapangan Monas, Dahlan pun bergegas menuju kantor untuk mandi dan ganti baju. Kebetulan, Kamis pagi merupakan jadwal rutin Dahlan untuk memimpin rapat pimpinan (rapim) BUMN. Kebetulan lagi, jadwal rapim tadi pagi ada di kantor Pertamina.

Namun, saat sampai di lantai 19 Kementerian BUMN, ternyata sudah menunggu rombongan Universiti Malaysia Perlis (Unimap) yang dipimpin Datuk Prof Dr Kamaruddin Hussin sebagai Naib Conselor atau Rektor Unimap yang bermaksud meminta kesediaan "pengurnian watikah" profesor tamu kepada Dahlan Iskan yang akan diserahkan dalam majelis yang dipimpin oleh Tuanku Raja Muda Perlis, Canselor Universiti Malaysia Perlis.

Dahlan akan diundang menjadi profesor tamu dalam acara yang akan digelar nanti malam pukul 7 di Hotel Mandarin Jakarta ini. Setelah menerima rombongan selama 15 menit, rombongan dari Malaysia ini menyerahkan dokumen yang diperlukan. Kemudian, Dahlan mohon pamit dan buru-buru masuk lift untuk mengikuti rapim di Pertamina.

Ternyata, sebelum masuk lift ini, Dahlan sudah ditunggu oleh Agus Suherman, mantan Kabid PKBL Kementerian BUMN, sambil menyodorkan setumpuk sertifikat atau penghargaan dalam lomba menulis "Curhat Pelajar untuk BUMN" yang ditujukan ke Menteri BUMN.

Lomba ini diikuti oleh siswa SMP dan SMA se-Eks Karesidenan Kedu Jawa Tengah. Dahlan pun bertanya kepada Agus. "Apa itu Gus," sambil masuk lift. "Sertifikat Pak. Mohon ditandatangani," jawab Agus sambil menyodorkan sertifikat ke Dahlan. "Sini saya tanda tangani. Mana ballpoint-nya?" sambut Dahlan sambil memegang setumpuk sertifikat.

Sepanjang lift dari lantai 19 ke lantai 1 Kementerian BUMN, Dahlan sibuk menandatangani sertifikat tersebut. Melihat kejadian tersebut, rombongan dari Malaysia ini berujar singkat. "Foto saya dengan Pak Dahlan, ini kejadian langka sekali. Pak Dahlan orang yang tidak perlu meja kerja untuk bekerja, tapi hasilnya nyata," kata Kamaruddin sambil meminta asistennya untuk memotret dirinya bersama Dahlan.

Dahlan pun hanya tersenyum mendengar pernyataan dari rombongan Malaysia ini. Sambil mengobrol dengan rombongan tersebut, Dahlan terus menandatangani sertifikat. Sampai akhirnya, di pintu depan Kementerian BUMN, rombongan ini pun berpamitan dengan Dahlan. Dahlan langsung menuju mobil untuk ke rapim, dan langsung ke rakor di Kementerian Perekonomian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Demo Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Kendari, Ini Respons Kemenhub

Soal Demo Pekerja Bongkar Muat di Pelabuhan Kendari, Ini Respons Kemenhub

Rilis
Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Disorot New York Times, Berapa Anggaran Jumbo Polri dari APBN?

Whats New
Jelang KTT G20, Relokasi PLTG Grati Ditarget Rampung Akhir Oktober 2022

Jelang KTT G20, Relokasi PLTG Grati Ditarget Rampung Akhir Oktober 2022

Whats New
KAI Minta Calon Penumpang Kereta Api Penuhi Syarat Perjalanan

KAI Minta Calon Penumpang Kereta Api Penuhi Syarat Perjalanan

Whats New
Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Jelang KTT G20 Bali, Simak Hal-hal Penting Berikut Ini

Whats New
Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Sandiaga Uno: Produksi Rendang di Eropa Bisa Mempercepat Kebangkitan Ekonomi RI

Whats New
Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Sumitomo Corporation Investasi Rp 270 Triliun Garap Proyek PLTA Kayan IKN 9.000 MW

Whats New
Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Produsen Beras Buyung Poetra Sembada Targetkan Buka 80 Toko hingga Akhir Tahun

Rilis
BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

BPK Nilai BI Fast Tidak Transparan, Ini Tanggapan Bank Indonesia

Whats New
Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Jika Beras Makin Mahal, Mentan SYL: Kita Makan Sagu Aja

Whats New
Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Akses Keuangan Belum Merata, Platform Open Data Ini Kolaborasi dengan Visa

Rilis
Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Barata Indonesia Rampungkan Pengerjaan Turbin Uap PLTU Jawa 9 dan 10

Rilis
Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Daftar 18 Investasi Ilegal yang Ditutup SWI Sepanjang September 2022

Whats New
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Jalur Rempah Dihidupkan Kembali

Whats New
Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Penjelasan PUPR dan Pengelola soal Tarif Tol BSD Tidak Digratiskan meski Banjir

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.