Kompas.com - 08/05/2014, 10:25 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Lima tahun bergulir, implementasi Undang-undang No.4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, masih diperlonggar di sana-sini. Kalangan usaha, utamanya perusahaan tambang raksasa seolah lebih digdaya melobi-lobi keputusan pemerintah.

Indira Abidin, Chief Happiness Officer FortunePR, membenarkan, pengusaha besar pastinya memiliki kepentingan yang lebih tinggi, dibanding warga atau masyarakat sipil. Salah satu cara yang bisa dilakukan humas terkait agar pesan dari peraturan tersebut sampai ke kalangan usaha adalah intensitas komunikasi.

"Caranya intensitas komunikasinya, intensitas partnershipnya, sehingga ketemu win-win solution-nya," kata dia kepada Kompas.com, Rabu (7/5/2014).

Menurut Indira, penerapan UU Minerba yang hingga kini mendapatkan penolakan dari kalangan usaha menunjukkan, humas pemerintah gagal dalam menyampaikan pesan bahwa peraturan itu adalah juga untuk kepentingan usaha.

"Justru saya juga mau tanya (lima tahun itu ngapain). Apa sih yang dilakukan. Apa yang sudah dilakukan itu efektif," katanya.

"Apa yang sudah dilakukan bisa kena ke kepalanya (pengusaha), ke alam bawah sadar si pengusaha ini sehingga mereka merasa, oh iya, ini untuk kepentingan saya. Karena semua orang pasti akan nanya apa kepentingan saya di sini," tutur dia lagi.

Sebetulnya, sebut Indira, tidak ada perbedaan signifikan antara resistensi dari masyarakat atau pengusaha terhadap regulasi pemerintah. Keduanya, kata dia, bisa diselesaikan jika humas bisa memanusiakan.

"Pada saat kita bersama masyarakat daerah, mereka juga seneng kok kalau diajak makan meskipun ngeleseh di rumah mereka atau dikumpulkan di rumah RTnya. Itu pasti mereka seneng," katanya.

"Sama kaya pemilik usaha, pasti mereka seneng diundang, diundang juga Kadin-nya untuk ngebahas sama-sama, pasti seneng," ucap wanita yang juga menjabat sebagai Corporate Secretary PT Fortune Indonesia Tbk. itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei BI: Kredit Perbankan Diprediksi Melambat pada Kuartal I-2022

Survei BI: Kredit Perbankan Diprediksi Melambat pada Kuartal I-2022

Whats New
Mau Mulai Usaha Online? Yuk Simak Cara Jualan di Shopee

Mau Mulai Usaha Online? Yuk Simak Cara Jualan di Shopee

Work Smart
Ini Alasan Alfamart Batasi Pembelian Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Ini Alasan Alfamart Batasi Pembelian Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Minggu Ketiga Januari 2022, Harga Gula Pasir Naik

Minggu Ketiga Januari 2022, Harga Gula Pasir Naik

Spend Smart
Kena Serangan 'Ransomware', Bank Indonesia: Layanan Operasional Tidak Terganggu

Kena Serangan "Ransomware", Bank Indonesia: Layanan Operasional Tidak Terganggu

Whats New
Selain Omicron, Ekonomi RI 2022 Juga Dipengaruhi oleh Kenaikan Tarif Listrik, Elpiji, BBM hingga Cukai Rokok

Selain Omicron, Ekonomi RI 2022 Juga Dipengaruhi oleh Kenaikan Tarif Listrik, Elpiji, BBM hingga Cukai Rokok

Whats New
Lewat 'Tender Offer' Senilai Rp 10,96 Triliun, Jerry Ng Bakal Jadi Pengendali Tak Langsung BFI Finance

Lewat "Tender Offer" Senilai Rp 10,96 Triliun, Jerry Ng Bakal Jadi Pengendali Tak Langsung BFI Finance

Whats New
Lion Air Group Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Cara Daftarnya

Lion Air Group Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Ini Cara Daftarnya

Work Smart
IHSG Menguat di Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Menguat di Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Whats New
Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Whats New
Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Work Smart
Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Spend Smart
Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.