Kompas.com - 15/05/2014, 13:59 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com
- Banyak yang mengatakan ada kesenangan tersendiri "bermain" di pasar saham. Mendengar teman atau kerabat yang sukses mendulang untung di pasar dapat memotivasi anda untuk terus mengulik portfolio saham anda.

Namun, berinvestasi saham juga banyak risikonya. Banyak investor pemula mengikuti jejak dan jatuh bangun para investor paling sukses di dunia berikut ini. Para investor ini dianggap menciptakan manuver-manuver cerdas dalam investasi saham.

Warren Buffet telah dinobatkan sebagai investor termasyhur di dunia karena kesuksesannya bermain di pasar saham selama beberapa dekade. Saat ini kekayaan Buffet tercatat sebesar 58,5 miliar dollar AS.

Banyak investor di dunia yang mengikuti jejak Buffet dalam memilih gerak saham. Beberapa investor ada pula yang cukup memilih berinvestasi di perusahaan milik Buffet, Berkshire Hathaway yang sahamnya cukup mahal hingga mencapai harga 185.000 dollar AS per lembar saham.

Selain Buffet, ada juga Pangeran Alwaleed Bin Talal Al Saud dari Arab yang memiliki kekayaan sekitar 30 miliar dollar AS. Alsaud membangun kekayaannya sebagai pendiri dan pemilik Kingdom Holding Company. Ia menginvestasikan uangnya di berbagai sektor, seperti hotel, properti, finansial dan perbankan, media, internet, teknologi, dan hiburan. Investasi yang banyak ini membuat Alwaleed semakin kaya saja.

Dengan merekrut tim yang terdiri dari para profesional untuk menjalankan Kingdom Holding Company, investasi Alwaleed terus tumbuh.

Selanjutnya, Carl Icahn yang merupakan salah satu investor yang dihormati di AS. Ia memiliki kekayaan sebesar 24,5 miliar dollar AS dan merupakan pemilik Ichan Enterprises. Icahn menginvestasikan uangnya di berbagai sektor pula, seperti industri game, industri mobil, pengemasan makanan, metal, dan mode. Industri ini telah memberikan keuntungan yang sangat besar bagi Icahn.

Perusahaannya saat ini memiliki 60.000 karyawan. Beberapa investor sukses tak hanya memiliki banyak uang.

Mereka memiliki strategi yang jitu dalam berinvestasi sehingga keuntungan pun berpihak kepada mereka. Salah satu strategi mereka adalah berani berinvestasi di berbagai sektor usaha, bahkan yang saling bertolak belakang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Spend Smart
Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Earn Smart
Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Whats New
Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Whats New
LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota 'Nusantara'

LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota "Nusantara"

Whats New
Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Rilis
Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Whats New
Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Whats New
Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Rilis
Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Whats New
Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Work Smart
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Whats New
Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.