Kompas.com - 02/06/2014, 15:04 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HERU SRI KUMOROIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mencatat total Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan mulai 2007 hingga 2014 mencapai Rp 96,522 triliun.

Sekretaris Perusahaan BRI Budi Satria dalam keterangan resminya, Senin (2/6/2014) menyatakan, khusus untuk periode Januari-April 2014, perseroan berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 9,5 triliun. Fasilitas tersebut dikucurkan kepada lebih dari 700.000.

Meski cukup ekspansif, perseroan tetap berhati-hati dalam menyeleksi calon debitur KUR. Hal  tersebut terlihat dari persentase kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang hanya di level 2,34 persen.

“Target kami memang usaha mikro dan pengusaha pemula, utamanya di pasar-pasar dan  sentra perekonomian rakyat. Namun selain ekspansif kami juga melakukan pendampingan dan  pembinaan. Hasilnya, bisa terlihat NPL KUR sangat terjaga pada level yang ideal,” lanjut Budi.

Porsi KUR BRI secara nasional sebesar 64,24 persen dari total KUR nasional Rp 150,3 triliun. “Adapun komposisi KUR BRI terdiri dari KUR ritel sebesar Rp 18,442 triliun dan KUR mikro sebesar Rp 78,080 triliun,” katanya.

Sektor ekonomi dan usaha yang menyerap KUR BRI masing-masing perdagangan dan bisnis kuliner mencapai 61 persen, disusul dengan pertanian 14,23 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X