Jero Wacik: Tarif Listrik Naik, Jangan Dianggap Kiamat

Kompas.com - 01/07/2014, 15:13 WIB
Menteri ESDM Jero Wacik KOMPAS/PRIYOMBODOMenteri ESDM Jero Wacik
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai 1 Juli 2014 tarif tenaga listrik naik. Ada enam golongan tarif dasar listrik (TDL) yang dinaikkan untuk menghemat anggaran subsidi.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Jero Wacik mengatakan kenaikan TDL hanya selisih Rp 20.000. Dengan begitu pelanggan jangan terlalu pusing akibat kenaikan TDL, apalagi kenaikan dinaikan secara bertahap.

"Jangan anggap kiamat lah karena kenaikan ini, jangan diseram-seramkan," ujar Wacik di kantor Kementerian ESDM, Selasa (1/7/2014).

Wacik memberi contoh bagi pelanggan dengan daya 1.300 watt biasanya membayar Rp 182.000 per bulan. Setelah adanya kenaikan pelanggan menjadi membayar Rp 202.675. "Nanti September jadi Rp 23.000. Ini untuk mengurangi subsidi," papar Wacik.

Meski enam golongan mengalami kenaikan, ada golongan rumah tangga dengan daya 450 sampai 900 volt ampere (VA) yang tidak dinaikan. Pasalnya, pemerintah menilai golongan tersebut untuk masyarakat kurang mampu.

"Mereka wajib disubsidi. Tidak kami naikkan untuk," jelas Wacik.

Sebelumnya diberitakan , dalam pembahasan RAPBN-P 2014, pemerintah dan DPR sudah menyepakati kenaikan tarif listrik untuk enam golongan pelanggan mulai 1 Juli 2014.

Kenaikan tarif akan diberlakukan dengan besaran 5,36 persen hingga 11,57 persen setiap dua bulan sekali tergantung jenis pelanggan. (Adiatmaputra Fajar Pratama)
Baca juga: Ini Tarif Baru Listrik Mulai 1 Juli



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X