Salurkan Pupuk Subsidi, Puspayoga Minta Koperasi Didata Ulang

Kompas.com - 23/12/2014, 16:42 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MATARAM, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga meminta agar seluruh koperasi didata ulang, sebelum ditunjuk menjadi penyalur pupuk bersubsidi yang rencananya mulai dilakukan tahun 2015 mendatang.

"Kita akan melakukan pendataan nanti, (koperasi) yang betul-betul nggak hidup ya kita cabut izinnya. Kalau masih bisa kita bina, kita bina dulu," kata Puspayoga usai meresmikan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (23/12/2014).

Menurut Puspayoga, hal ini terkait dengan kondisi koperasi secara nasional saat ini, di mana sebanyak 30 persen koperasi tidak jalan dan 70 persen aktif. Namun dari jumlah 70 persen tersebut, 50 persen koperasi di antaranya tidak pernah melakukan RAT.

Menurut Puspayoga, penyaluran pupuk subsidi melalui koperasi, telah sesuai dengan semangat UUD 1945. Dengan cara ini, pemerintah ingin kembali membangkitkan koperasi-koperasi yang selama ini mati suri.

"Sekarang bagaimana kita membangkitkan lagi koperasi itu dengan memberikan peran yang lebih bagi koperasi sebagai distributor dan pengecer pupuk bersubsidi," kata dia.

Terlebih, saat ini sudah ada kesepahaman antara kementerian pertanian, perdagangan dan koperasi untuk mendorong agar Koperasi Unit Desa (KUD) mempunyai peran lebih besar untuk menyalurkan pupuk bersubsidi.

Menurut dia, aturan tentang teknis dan pelaksanaan pendistribusian pupuk bersubsidi saat ini masih digodog di kementerian. Melalui rapat rutin dan masukan Dinas Koperasi dan UKM masing-masing provinsi, rencananya tahun 2015 mendatang penyaluran pupuk bersubsidi melalui koperasi sudah bisa berjalan.

"Kita usahakan 2015 sudah sudah jalan. Enggak boleh ada yang gagal ini. Jadi koperasi yang siap boleh kalo yang tidak jangan dulu. Program ini starting-nya harus jalan. Nanti koperasi yang mampu kita angkat, yang belum kita bina," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

NIK Bakal Jadi NPWP Mulai 2023, Begini Cara Kerjanya

NIK Bakal Jadi NPWP Mulai 2023, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Cegah Penyebaran PMK, Kementan Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pelabuhan

Cegah Penyebaran PMK, Kementan Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan di Pelabuhan

Rilis
Gara-gara Cuitan Soal Politik, Elon Musk Kehilangan Kekayaan Rp 180 Triliun dalam Sehari

Gara-gara Cuitan Soal Politik, Elon Musk Kehilangan Kekayaan Rp 180 Triliun dalam Sehari

Whats New
Mentan Pastikan Ketersedian Hewan Ternak untuk Idul Adha Aman dan Bebas PMK

Mentan Pastikan Ketersedian Hewan Ternak untuk Idul Adha Aman dan Bebas PMK

Whats New
Cara Buat NPWP Online Orang Pribadi, Bisa dari Rumah

Cara Buat NPWP Online Orang Pribadi, Bisa dari Rumah

Whats New
Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Biaya Balik Nama Motor 2022 serta Syarat dan Cara Mengurusnya

Spend Smart
Kemenkop UKM dan Grab Sinergi Dorong UMKM Onboarding Digital

Kemenkop UKM dan Grab Sinergi Dorong UMKM Onboarding Digital

Rilis
Startup Workmate Angkat Eksekutif Baru Managing Director Indonesia

Startup Workmate Angkat Eksekutif Baru Managing Director Indonesia

Work Smart
Kemenko Perekonomian: Lin Che Wei Tak Terlibat dalam Pembahasan Minyak Goreng di Kementerian

Kemenko Perekonomian: Lin Che Wei Tak Terlibat dalam Pembahasan Minyak Goreng di Kementerian

Whats New
Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftar GoFood 2022 Online

Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftar GoFood 2022 Online

Smartpreneur
Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Whats New
Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Whats New
Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Whats New
Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Whats New
Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.