Proyek Kementerian PUPR Senilai Rp 60 Triliun Telah Ditenderkan

Kompas.com - 07/04/2015, 16:48 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah melelang lebih kurang 9.929 paket proyek dari total 13.773 proyek. Nilai proyek yang telah ditender hingga bulan ini lebih kurang Rp 60 triliun.

"Jadi dari Rp 118 triliun (pagu) anggaran (Kementerian PUPR) langsung itu 72 persennya ditender. Sudah Rp 60 triliun ditender, yang lainnya tinggal pelaksanaannya," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Kementerian PUPR seusai rapat dengan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Selasa (7/4/2015).

Dalam rapat dengan Menteri PUPR tersebut, Wapres memantau perkembangan proyek-proyek, baik proyek infrastruktur, perumahan, hingga pengairan. Kementerian PUPR merupakan kementerian dengan anggaran terbesar kedua setelah Kementerian Pendidikan.

"(Pagu) Rp 118 triliun yang langsung di Departemen PU, belum lagi yang ada di daerah, belum lagi proyek yang dilakukan swasta, seperti perumahan, nanti terkoordinir dalam PU," sambung Kalla.

Diharapkannya, pada Mei mendatang, semua proyek yang sudah dilelang bisa mulai dikerjakan. Dengan demikian, kontraktor di daerah sudah bisa mulai bekerja Mei nanti hingga akhir tahun. Kalla juga meminta agar proyek yang anggarannya besar dijadikan kontrak tahun jamak atau multiyears.

"Proyek-proyek yang besar-besar akan diberikan multiyears supaya lebih bersambung, itu hal-hal yang tadi dibicarakan," ujar dia.

Basuki menambahkan, masih ada lebih kurang 4.000 paket proyek yang belum selesai dilelang. Dari Rp 118 triliun pagu anggaran Kementerian, kata dia, sebanyak Rp 94 triliunnya harus dilelang pada tahun ini.

Mengenai program satu juta rumah yang dicanangkan Pemerintah, Wapres berharap Kementerian PUPR bisa merancang sedemikian rupa sehingga rumah-rumah yang dibangun bisa layak huni meskipun harganya tergolong murah.

"Dan, tentu juga perumahan yang satu juta unit ini harus disusun sedemikian rupa sehingga masyarakat dapat rumah yang layak, yang setiap tahun harus satu juta. Pekerjaannya memang sangat berat, tetapi perlu dilakukan untuk menciptakan keadilan masyarakat dan masyarakat mengurangi kekumuhan di perumahan-perumahan ini," papar dia.

Demikian juga dengan proyek air minum. Kalla meminta Kementerian PUPR bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BI Bantah Tolak Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti

BI Bantah Tolak Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti

Whats New
Cek Langsung Seleksi PPPK Nakes, Menteri PANRB Pastikan Tidak Ada Joki Tes

Cek Langsung Seleksi PPPK Nakes, Menteri PANRB Pastikan Tidak Ada Joki Tes

Whats New
Kementerian PUPR: Uji Coba Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Ditargetkan Mulai 1 Juni 2023

Kementerian PUPR: Uji Coba Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti Ditargetkan Mulai 1 Juni 2023

Whats New
Sebut Harga Ayam Terlalu Murah, Mendag Zulhas: Bisa Buat Pengusaha Ternak Bangkrut

Sebut Harga Ayam Terlalu Murah, Mendag Zulhas: Bisa Buat Pengusaha Ternak Bangkrut

Whats New
Marak Penipuan Mengatasnamakan Kurir Ekspedisi, BRI Imbau Tidak Sembarang Mengunduh File

Marak Penipuan Mengatasnamakan Kurir Ekspedisi, BRI Imbau Tidak Sembarang Mengunduh File

Whats New
ARB Berjilid-jilid Berlanjut, Saham GOTO Kini Setara Rp 100 Per Lembar

ARB Berjilid-jilid Berlanjut, Saham GOTO Kini Setara Rp 100 Per Lembar

Whats New
Susi Air Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Susi Air Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Pastikan Arah Kebijakan Tepat, Bapanas, Kementan, dan BPS Sepakat Sinkronisasi Data Beras

Pastikan Arah Kebijakan Tepat, Bapanas, Kementan, dan BPS Sepakat Sinkronisasi Data Beras

Whats New
Daftar Upah Minimum 2023 di 27 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat

Daftar Upah Minimum 2023 di 27 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat

Whats New
Indonesia Bujuk Jepang Buka Penempatan Pekerja Migran Sektor Pariwisata

Indonesia Bujuk Jepang Buka Penempatan Pekerja Migran Sektor Pariwisata

Work Smart
Joe Biden dan Ancaman terhadap Transisi Energi Indonesia

Joe Biden dan Ancaman terhadap Transisi Energi Indonesia

Whats New
Semakin Tertekan, IHSG Masuk ke Level Psikologis 6.700

Semakin Tertekan, IHSG Masuk ke Level Psikologis 6.700

Whats New
Siap-siap, Bulog Akan Impor Beras 200.000 Ton di Akhir Tahun

Siap-siap, Bulog Akan Impor Beras 200.000 Ton di Akhir Tahun

Whats New
Siap-siap, OJK Bakal Sisir Produk Saving Plan di Perusahaan Asuransi

Siap-siap, OJK Bakal Sisir Produk Saving Plan di Perusahaan Asuransi

Whats New
Melonjak Rp 15.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Melonjak Rp 15.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.