Kenaikan Biaya Kesehatan di Indonesia Lampaui Inflasi

Kompas.com - 17/04/2015, 13:20 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com
- Biaya kesehatan di Indonesia meningkat sebanyak 11,5 persen dari tahun 2011 hingga 2012. Kemudian pada 2012 hingga 2013, biaya kesehatan melonjak menjadi 12,5 persen.

Direktur Operasi AXA Mandiri Kartono mengungkapkan hal itu merupakan hasil survei The Global Medical Trend Survey Report oleh Tower Watson dan menunjukkan bahwa naiknya biaya kesehatan itu lebih tinggi dari inflasi.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2012 inflasi sebesar 4,3 persen dan pada 2013 sebesar 8,4 persen.

Menurut dia, seiring dengan makin naiknya biaya kesehatan, kesadaran masyarakat terkait hal itu juga meningkat. Sehingga, banyak masyarakat yang mulai mencari proteksi kesehatan untuk mengantisipasi naiknya biaya kesehatan.

"Saat ini masyarakat banyak mendapatkan informasi tentang perlunya kesehatan lewat dunia maya. Apalagi sekarang ini, pengguna internet di Indonesia semakin meningkat," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (17/4/2015).

Terkait dengan hal itu, AXA Mandiri dan AXA meluncurkan kampanye kesehatan dan produk asuransi kesehatan terbaru di ranah digital.

Dalam kampanye ini, AXA Mandiri dan AXA juga menghadirkan dua produk kesehatan yakni Mandiri Kesehatan Optima yang dijual lewat distribusi bancassurance dan produk Family Flezi Health lewat distribusi keagenan.

Sementara itu, Chief Marketing Officer AXA Indonesia Emmanuel Wehry menjelaskan, kampanye tahun ini merupakan yang ketiga kalinya digelar AXA. Sebelumnya, kampanye serupa sudah digelar pada 2013 dan 2014 lampau. “Ini sebagai komitmen kami pada kesehatan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan Naik Jadi Rp 9,9 Juta

Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan Naik Jadi Rp 9,9 Juta

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10,6 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10,6 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

Whats New
Daftar Limit Transfer BCA Lengkap

Daftar Limit Transfer BCA Lengkap

Spend Smart
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.870,5 per Dollar AS

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.870,5 per Dollar AS

Whats New
Dirut PLN Ungkap Adanya Potensi Krisis Pasokan Batu Bara

Dirut PLN Ungkap Adanya Potensi Krisis Pasokan Batu Bara

Whats New
BKN Sebut ASN RI Lebih dari 4,3 Juta, Tapi Jumlah Perempuan Jadi Pimpinan Masih Minim

BKN Sebut ASN RI Lebih dari 4,3 Juta, Tapi Jumlah Perempuan Jadi Pimpinan Masih Minim

Whats New
Turun 9,55 Persen, Laba Bersih Lippo Cikarang Rp 222,5 Miliar di Semester I-2022

Turun 9,55 Persen, Laba Bersih Lippo Cikarang Rp 222,5 Miliar di Semester I-2022

Rilis
Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Whats New
Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Whats New
OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

Whats New
Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Whats New
Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Whats New
Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

BrandzView
Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.