El Nino Menguat, Pemerintah Siap Tambah Anggaran Subsidi Pangan

Kompas.com - 30/07/2015, 15:00 WIB
Ilustrasi: Sawah di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mengalami kekeringan KOMPAS.com/FirmansyahIlustrasi: Sawah di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mengalami kekeringan
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mencermati kebutuhan dan ketersediaan pangan, mengingat dampak fenomena El Nino terlihat menguat.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pada bulan ini El Nino masih dalam taraf moderat. Akan tetapi akibat anomali angin, kekeringan sudah nampak di sejumlah wilayah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan pemerintah akan melihat kebutuhan tambahan anggaran jika diperlukan. "Nanti kami lihat kebutuhannya. Kalau ada (kebutuhan untuk tambah anggaran) nanti kita akomodir," kata Bambang di Jakarta, Kamis (30/7/2015).

Bambang tak menampik jika berkurangnya pasokan pangan bakal berpengaruh terhadap inflasi. Oleh karena itu, Bambang menegaskan ketersediaan pangan masyarakat harus ada jaminan.

Asal tahu saja, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015, pemerintah mengalokasikan subsidi pangan salah satunya untuk dana raskin sebesar Rp 18,9 triliun. Dana raskin ini diberikan kepada 15,5 juta rumah tangga sasaran (RTS).

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X