Ekonom: Renegosiasi Freeport, Kementerian ESDM Jangan Ribut Melulu...

Kompas.com - 22/11/2015, 22:48 WIB
Staf PT Freeport Indonesia mengecek salah satu rangkaian proses flotasi atau pengapungan mineral, seperti tembaga, emas, dan perak, di salah satu pabrik pengolahan konsentrat, Tembagapura, Papua. KOMPAS/B JOSIE SUSILO HARDIANTOStaf PT Freeport Indonesia mengecek salah satu rangkaian proses flotasi atau pengapungan mineral, seperti tembaga, emas, dan perak, di salah satu pabrik pengolahan konsentrat, Tembagapura, Papua.
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com –  Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) diminta fokus dalam renegosiasi perpanjangan kotrak Freeport Indonesia. Pemerintah jangan hanya sibuk meributkan kisruh yang berada di luar masalah substansif renegosiasi.

“Kementerian ESDM jangan ribut melulu, jika harus renegosiasi, lakukan renegosiasi yang menguntungkan buat Indonesia,” kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, di acara Forum Diskusi Kerinci, Peluang Recovery Ekonomi Indonesia di Perlambatan Ekonomi Global, di Jakarta, Sabtu (21/11/2015).

Dia mengatakan, jika masalah Freeport dan Newmont tidak kunjung selesai, maka bisa merusak reputasi Indonesia di mata calon investor asing yang ingin masuk.

“Bisa saja, investor yang mau masuk melihat, Freeport saja yang sudah lama diperlakukan seperti itu, bagaimana kami (investor) yang baru, ini bisa buat investor takut untuk investasi di sini,” tambah dia.

Menurut Aviliani, pemerintah harus segera mengambil langkah agar hal ini tidak menjadi citra buruk untuk Indonesia. (Sylke Febrina Laucereno)

baca juga: Freeport dan Bisnis Orang Kuat
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.