Garuda Indonesia: Teror Bom Tak Berdampak ke Penerbangan

Kompas.com - 15/01/2016, 15:09 WIB
Armada Airbus 330-200 dan Boeing 777 milik Garuda Indonesia KOMPAS.com/SRI LESTARIArmada Airbus 330-200 dan Boeing 777 milik Garuda Indonesia
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk M Arief Wibowo mengaku aksi pengeboman dan penembakan di kawasan Sarinah Thamrin, Kamis (14/1/2016) kemarin tidak berdampak signifikan terhadap penerbangan dan bisnis Garuda Indonesia.

Selain itu, lalu lintas penerbangan kemarin pun tidak terganggu sama sekali. "Saya kira sih tidak ada. Tidak berdampak yang besar dan kemarin tidak ada pengaruh," kata Arief di Auditorium Garuda Indonesia, Jumat (15/1/2016).

(Baca: Antisipasi Teror, Angkasa Pura II Perketat Pengamanan di 13 Bandara)

Meskipun demikian, imbuh Arief, pihaknya dan maskapai penerbangan lain pun bekerjasama dengan pihak pengelola bandara untuk meningkatkan keamanan di seluruh operasional penerbangan.

Pasalnya, dalam dunia penerbangan, aspek keamanan adalah standar penting dan utama.

"Semua airline bersama-sama dengan airport meningkatkan pengetatan keamanan di seluruh operasional penerbangan, karena bagaimanapun standarnya kan memang harus aman," jelas Arief.

Kemarin, PT Angkasa Pura II memperketat keamanan di 13 bandara yang dikelola perusahaan, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyusul terjadinya aksi teror bom di Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun sejak Desember 2015 status bandara-bandara di bawah PT Angkasa Pura II (Persero) termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah ditingkatkan dari status hijau menjadi kuning.

"Terkait dengan kejadian hari ini, telah diinstruksikan kepada seluruh bandara agar semakin intensif berkoordinasi dengan TNI dan Polri," kata Presiden Direktur Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi.

Baca tentang


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X